Sejak kecil Anda pasti sudah terbiasa mendengar kalimat  4 Sehat 5 Sempurna. Ya, slogan ini kerap digunakan sebagai patokan pola makan sehari-hari. Namun, apa sebenarnya 4 Sehat 5 Sempurna itu? Simak artikelnya di sini.

1. Sejarah 4 Sehat 5 Sempurna


4 Sehat 5 Sempurna memang sudah sangat familiar didengar. Konsep ini pertama kali dicanangkan pada tahun 1952 oleh Prof. Poerwo Soedarmo.  Setelah itu, konsep  4 Sehat 5 Sempurna digunakan sebagai kampanye pemerintah yang dilakukan pada tahun 1955. Saat itu masyarakat Indonesia tidak memiliki pengetahuan mengenai pola makan yang benar. Pemerintah membuat kampanye ini untuk menjelaskan pentingnya nutrisi dan pola makan yang benar.

2. Pengertian 4 Sehat 5 Sempurna


Kalimat ini bukan sembarang slogan yang digunakan oleh pemerintah. Slogan ini menjadi konsep pola makan yang paling terkenal di Indonesia. Penekanan pesan ada pada keseimbangan makanan yang diperoleh dari makanan pokok, lauk pauk, sayur mayur, buah-buahan, dan disempurnakan dengan konsumsi susu. Sekarang konsep ini sudah dianggap kurang tepat. Sejak tahun 1990-an pemerintah menggalangkan kampanye baru mengenai pola makan yaitu gizi seimbang

3. Makanan Pokok


Makanan pokok dianggap makanan yang paling penting untuk dikonsumsi. Makanan pokok adalah jenis makanan yang mengandung karbohidrat. Karbohidrat berperan penting sebagai sumber energi tubuh. Contoh dari makanan pokok yang sering dikonsumsi adalah nasi, jagung, sagu, dan singkong. Sekarang, sumber karbohidrat lain yang populer adalah kentang dan gandum. Nasi atau beras adalah makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Beras yang dianjurkan untuk dikonsumsi adalah beras merah karena beras ini memiliki kadar gula yang lebih rendah dari beras putih.

4. Lauk Pauk


Inti utama dari kandungan lauk pauk adalah protein. Protein bisa didapatkan dari sumber hewani atau nabati. Sumber hewani misalnya adalah daging sapi, daging ayam, ikan, dan telur. Sedangkan sumber nabati adalah tahu dan tempe. Protein penting untuk produksi sel, membentuk sistem imun, dan menjaga kerja hormon. Beberapa sumber hewani seperti ikan juga mengandung zat yang penting bagi tubuh seperti DHA yang berperan penting untuk perkembangan saraf otak.

5. Sayur Mayur


Sayur-sayuran mengandung berbagai vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh. Sayuran hijau misalnya banyak mengandung serat dan vitamin A. Manfaat zat yang ada dalam sayuran adalah untuk memperlancar pencernaan, mengganti sumber protein yang hilang, dan melindungi tubuh dari kanker. Contoh sayuran adalah sawi, wortel, brokoli, dan kubis. Sayuran dapat diolah dengan cara direbus, dikukus, atau ditumis untuk menjaga kandungan didalamnya. Beberapa sayuran seperti wortel juga dapat dikonsumsi mentah.

6. Buah-buahan


Buah-buahan merupakan sumber vitamin, mineral, dan air yang sangat penting untuk tubuh. Setiap buah memiliki kandungan vitamin yang beragam. Buah jeruk kaya akan vitamin C yang menjaga kekebalan tubuh dari serangan penyakit. Buah beri dan manggis baik untuk pencernaan dan dapat menjaga kadar kolesterol dalam darah. Sedangkan buah apel dan pisang kaya akan antioksidan yang dapat menjaga tubuh dari radikal bebas.

7. Susu


Susu merupakan bagian dari 5 Sempurna dalam konsep ini. Kampanye ini menekankan bahwa susu adalah pelengkap dari makanan yang telah disebutkan. Susu dapat berupa hasil hewani atau nabati. Contoh susu yang berasal dari hewani adalah susu sapi dan susu kambing, sedangkan susu kedelai dan susu almond adalah contoh susu nabati. Susu baik untuk tubuh karena kaya akan protein dan kalsium yang baik untuk pertumbuhan tulang. Walaupun susu baik untuk kesehatan, ada baiknya untuk memilih susu cair rendah lemak.

8. Pedoman Gizi Seimbang


Konsep 4 Sehat 5 Sempurna dianggap sudah kurang sesuai dengan perkembangan zaman. Pada tahun 1990-an pemerintah menggarap kampanye baru yang diperkenalkan dengan Pedoman Gizi Seimbang. Pedoman ini dibuat untuk menyempurnakan kekurangan pada 4 Sehat 5 Sempurna yang dianggap terlalu ringkas dan kurang spesifik. Pedoman Gizi Seimbang menitik beratkan pada keseimbangan gizi yang diperoleh dari beberapa susunan makanan sesuai dengan kebutuhan gizi seseorang.

9. Prinsip Gizi Seimbang


Hal yang membedakan dengan 4 Sehat 5 Sempurna adalah pola makan ini lebih melihat pada sumber dan kandungan gizi suatu makanan. Misalnya adalah susu yang dilihat sebagai makanan sumber protein. Seseorang dapat mengganti susu dengan makanan atau minuman lain dengan kandungan yang sama. Gizi seimbang memiliki prinsip-prinsip yang diantaranya adalah variasi makanan, pola hidup bersih, olahraga (pola hidup aktif), dan berat badan ideal.

10. Tips Untuk Gizi Seimbang


Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menjalankan pedoman gizi seimbang adalah makan beragam makanan, makan sesuai kebutuhan gizi, dan makan sesuai kecukupan energi harian. Semuanya harus dimulai sedari dini dimulai dengan konsumsi ASI untuk bayi selama enam bulan. Selain mengatur pola makan, masyarakat juga harus lebih sadar pada label makanan yang tertera pada setiap produk makanan. Selain itu, minum air putih juga sangat diharuskan untuk menjaga metabolisme tubuh.

Apakah Anda sudah menerapkan pola makan sehat? 4 Sehat 5 Sempurna bisa digunakan dan diadopsi sesuai dengan kebutuhan tubuh Anda. Semuanya tidak perlu dimakan dalam satu periode makan. Anda dapat makan secara berselang-seling dan bervariasi untuk mencukupi angka kebutuhan gizi harian Anda.

Atur pola makan untuk hidup lebih sehat!

Nabillas
sumber : http://cintaihidup.com/listicle/5955, akses tgl 30/11/2017.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours