Wanita dengan berat badan 350 kg, Titi Wati (37), mengaku sulit melakukan aktivitas sehari-hari. Dikutip dari detikNews bahkan untuk sekadar berdiri pun wanita asal Kalimatan Tengah ini tak mampu untuk menopang berat badannya. Separah apakah obesitas yang dialami Titi?


"Obesitas seperti ini sudah masuk ke dalam tingkatan yang ekstrem, yaitu obesitas morbid," jelas dokter spesialis gizi klinik dari RS Pondok Indah - Puri Indah, dr Raissa E Djuanda, M Gizi, SpGK, saat dihubungi detikHealth, Senin, (7/1/2019).

Menurut dr Raissa kasus yang menimpa Titi Wati (37) ini termasuk dalam obesitas yang harus segera ditangani dengan tindakan operasi.

"Bila sudah seekstrem ini sih lebih baik untuk segera mengambil tindakan operasi bariatrik, atau juga operasi pengecilan lambung. Pola makan juga tetap diatur, serta diet harus terus berjalan dikombinasikan dengan obat-obatan yang telah dianjurkan," tutur dr Raissa.

Untuk mencegah angka obesitas di Tanah Air dr Raissa menyarankan untuk selalu memantau indeks massa tubuh (IMT) setiap orang untuk mengetahui tingkatan obesitas mana yang diidapnya.

"Cara menghitungnya IMT ini adalah berat badan (bb) dalam kilogram dibagi tinggi badan (TB) dalam meter kuadrat, bila hasilnya sudah melebihi 40, maka obesitas ini sudah masuk dalam kategori yang ekstrem," jelas dr Raissa.

Kireina S. Cahyani 
sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4374345/dokter-gizi-sebut-wanita-350-kg-di-kalteng-tergolong-obesitas-morbid?_ga=2.201778129.1180485602.1546873940-712301122.1546654817, akses tgl 10/01/2019.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours