Ketua DPD Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Jabar, dr. Suparman menyebutkan dalam 5 tahun terakhir angka kasus stunting di Jawa Barat mengalami penurunan. Bila pada riset sebelumnya angka stunting berjumlah 37,2 persen, namun kini menjadi 30,8 persen.


Meski demikian menurutnya, bila merujuk pada data WHO, angka stunting di Jabar ini masih tergolong tinggi bila dibandingkan dengan provinsi lainnya.

"Berdasarkan kriteria WHO, termasuk berat. Jadi baik nasional maupun provinsi, angkanya masih tinggi," katanya saat on air di PRFM, Senin (29/1/2019).

Menurut Suparman, di Indonesia sendiri provinsi yang angka stuntingya cukup rendah berada di DKI Jakarta dan Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta. Biasanya kasus stunting ini sendiri terjadi di wilayah pedesaan.

"Kalau kondisi di daerah perkotaan biasanya lebih sedikit," tuturnya.

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
sumber : http://www.prfmnews.com/berita.php?detail=angka-stunting-di-jabar-turun-tapi-masih-tinggi-versi-who, akses tgl 01/02/2019.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours