Selain sebaga sumber antioksidan yang baik, penurun kolesterol dan tekanan darah, buah delima juga bisa mengurangi radang. Sebuah studi pendahuluan menunjukkan buah delima dapat menangkal sejumlah komplikasi pasien penyakit ginjal pada dialisis akibat infeksi dan kejadian kardiovaskuler.


Batya Kristal, MD, FASN, beserta Lila Shema, seorang kandidat PhD, meneliti 101 pasien dialisis yang menerima jus delima atau plasebo pada awal setiap sesi dialisis, tiga kali seminggu selama satu tahun.

Uji laboratorium menunjukkan pasien yang minum jus buah delima mengalami penurunan radang dan kerusakan dari stress oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas. Sedangkan yang minum plasebo (obat tak berkhasiat) lebih rentan terkena infeksi daripada jus delima. Temuan ini mendukung penelitian lain yang menunjukkan jus delima memiliki sifat antioksidan kuat.

Selain itu, mereka yang minum jus buah delima juga menunjukkan perbaikan pada faktor risiko kardiovaskular, seperti tekanan darah berkurang, perbaikan profil lipid dan kejadian kardiovaskular lebih sedikit, serta memiliki kesehatan jantung lebih baik. nur rochmi | sciencedaily

sumber : http://www.tempointeraktif.com/hg/kesehatan/2010/11/22/brk,20101122-293500,id.html, akses tgl 22/11/2010.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours