Penulis 'Keluarga Cemara' Arswendo Atmowiloto Derita Kanker Prostat, Terlalu Banyak Konsumsi Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Moms pasti sudah tidak asing dengan film Keluarga Cemara yang rilis 3 Januari 2019 kemarin, bukan?


Di balik film Keluarga Cemara ada sosok penulis yang berbakat yaitu Arswendo Atmowiloto.

Namun sosok penulis berbakat ini ternyata menderita penyakit serius Moms yaitu kanker prostat.

Kabar tentang kondisi kesehatan Arswendo Atmowiloto ini pertama kali diketahui oleh Rudolf Puspa. Rudolf Puspa mengunggah cuitan soal kondisi Arswendo Atmowiloto Senin siang kemarin (24/6/2019).

Dalam cuitannya, Rudolf Puspa mengatakan Arswendo Atmowiloto menderita kanker prostat pada 2 bulan terakhir dan melakukan 2 kali operasi.Senin pagi  kemarin, Arswendo Atmowiloto dilarikan ke RS Pertamina karena kondisinya memburuk.

Kanker prostat merupakan momok kaum pria, sehingga ada baiknya Dads mengetahui cara mencegahnya. Melansir dari Mayo Clinic, diet sehat yang rendah lemak dan penuh dengan buah-buahan dan sayuran adalah solusinya.

Jika Dads ingin benar-benar mencegah kanker prostat ada baiknya mencoba diet sehat berikut ini.

1. Pilih diet rendah lemak

Kurangi makanan yang mengandung lemak termasuk daging, kacang-kacangan, minyak, dan produk susu, seperti susu dan keju. Dalam beberapa penelitian, pria yang mengonsumsi jumlah lemak tertinggi setiap hari memiliki peningkatan risiko kanker prostat.

Namun pada penelitian lain kelebihan lemak belum tentu penyebab kanker prostat. Tetapi mengurangi jumlah lemak yang Dads makan setiap hari memiliki manfaat lain yang terbukti, seperti membantu mengendalikan berat badan dan menyehatkan jantung.

Untuk mengurangi jumlah lemak yang Dads makan setiap hari, batasi makanan berlemak atau pilih varietas rendah lemak. Misalnya, kurangi jumlah lemak yang Dads tambahkan ke makanan saat memasak, pilih potongan daging tanpa lemak, dan pilih produk susu rendah lemak.

2. Tambah jumlah buah dan sayuran yang Dads makan setiap hari

Buah dan sayuran penuh dengan vitamin dan nutrisi yang dianggap mengurangi risiko kanker prostat, meskipun penelitian belum membuktikan bahwa nutrisi tertentu dijamin untuk mengurangi risiko.

Makan lebih banyak buah dan sayuran juga cenderung membuat Dads memiliki lebih sedikit ruang untuk makanan lain, seperti makanan berlemak tinggi.

3. Kurangi jumlah produk susu yang Dads makan setiap hari

Dalam penelitian, pria yang mengonsumsi produk susu paling banyak seperti susu, keju, dan yogurt setiap hari memiliki risiko tertinggi terkena kanker prostat. Tetapi hasil penelitian telah beragam, dan risiko yang terkait dengan produk susu dianggap kecil.

Pria yang obesitas yaitu indeks massa tubuh (BMI) 30 atau lebih tinggi mungkin memiliki peningkatan risiko kanker prostat. Jika Dads kelebihan berat badan atau obesitas, usahakan menurunkan berat badan. Dads dapat melakukan ini dengan mengurangi jumlah kalori yang Dads makan setiap hari dan meningkatkan jumlah olahraga.

Jika Dads memiliki berat badan yang sehat, berusahalah untuk mempertahankannya dengan berolahraga hampir setiap hari dalam seminggu dan memilih diet sehat yang kaya akan buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.

Cecilia Ardisty 
sumber : https://nakita.grid.id/read/021765489/penulis-keluarga-cemara-arswendo-atmowiloto-derita-kanker-prostat-terlalu-banyak-konsumsi-ini-bisa-jadi-penyebabnya?page=all, akses tgl 20/07/2019.

Posting Komentar

[blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget