Jadi tua memang bukan sesuatu yang bisa dihindari. Semua orang akan mengalaminya. Namun yang sering menjadi masalah, seberapa cepat proses penuaan itu datang?


Nah, sebenarnya ada cara-cara yang bisa dilakukan untuk memperlambat proses penuaan. Salah satunya dengan memilih makanan dan minuman yang dikonsumsi.

Para ahli nutrisi sepakat ada makanan tertentu yang dianggap dapat mempercepat proses penuaan, sebab sebagian besar makanan tersebut mengandung kadar gula dan lemak yang sangat tinggi. Berikut ini adalah tujuh jenis makanan atau minuman yang patut Anda hindari jika Anda berniat awet muda:

Minuman berkarbonasi
Minuman ini mempunyai kadar gula tinggi dan rendah nutrisi. Gula pada minuman ini juga dapat memicu obesitas, sehingga meningkatkan risiko hipertensi, diabetes, sakit jantung dan stroke.

Sosis
Sosis biasanya dibuat dari daging berlemak. Zat-zat kimia dan bahan tambahan lainnya dalam sosis bisa membuat hati seseorang bekerja lebih keras menetralkannya. Menurut riset terbaru di Eropa makanan ini dapat memicu risiko kanker kolorektal. Yang menjadi biang keladinya adalah zat N-nitroso yang bersifat karsinogenik. Zat ini terbentuk ketika bahan tambahan nitrit dicampurkan dengan daging olahan.

Kopi
Kopi mengandung kafein. Hal penting yang belum banyak orang ketahui soal kafein adalah zat ini ternyata dapat meningkatkan hormon stres, dan pengaruhnya mampu bertahan selama berjam-jam setelah dikonsumsi. Padahal salah satu kontribusi terbesar dari penuaan dini adalah hormon stres yang disebut kortisol. Kadar kortisol yang melambung membuat otot-otot menjadi letih, sehingga membuatnya menjadi cepat menyusut.

Keripik dan Kentang Goreng
Makanan ini diproses dengan cara penggorengan pada suhu yang sangat tinggi, sehingga memicu pembentukan lemak jenis trans-fat. Kebiasaan mengonsumsi makanan mengandung trans-fat berkaitan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung koroner.

Pastri mengandung gula
Makanan ini mengandung banyak gula sehingga dapat memicu obesitas. Pastri juga seringkali dibuat dengan minyak yang terhidrogenasi sehingga mengandung trans-fat.

Daging merah
Daging merah memang mengandung protein yang penting bagi perbaikan jaringan. Namun terlalu banyak menyantap protein hewani juga dapat memicu hilangnya kadar kalsium dari tulang, sehingga mengundang risiko osteoporosis.

Nasi dan Roti Putih
Makanan ini mengandung sedikit serat sehingga masuk dalam kategori makanan dengan indeks glikemik tinggi. Makanan-makanan seperti ini dicerna dan diserap ke dalam peredaran darah dengan sangat cepat, sehingga membuat kadar gula melonjak dalam waktu singkat.

sumber : http://news.id.msn.com/lifestyle/article.aspx?cp-documentid=4736427, akses tgl 26/03/2011

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours