MENGKONSUMSI makanan dan minuman yang tidak tepat dapat membuat perjalanan menggunakan pesawat akan terasa menyiksa, bahkan berdampak buruk bagi penumpang lain. Sayangnya, pilihan tempat makan di bandara biasanya menyajikan makanan cepat saji seperti burger, pizza atau makanan berlemak jenuh lainnya. 


Selain makanan, minuman yang mengandung alkohol atau bersoda juga bisa berkontribusi pada ketidaknyamanan selama penerbangan. Bahkan, beberapa makanan sehat pun bisa menyebabkan dampak yang sama.

Untuk menghindari segala ketidaknyamanan yang bisa saja dialami selama penerbangan, berikut ini beberapa makanan dan minuman yang bisa Anda hindari sebelum pergi menggunakan pesawat yang disarankan independenttraveler.com.

1. Makanan cepat saji 

Makanan cepat saji yang kerap ditemukan di bandara biasanya berminyak dan kaya lemak, ini bisa menyebabkan penyumbatan arteri. Menurut komunitas medis, tubuh tidak mencerna dengan baik makanan yang sarat dengan natrium dan lemak jenuh dan bukti lebih lanjut memperlihatkan bahwa pencernaan pada ketinggian 37.000 kaki lebih sulit dibandingkan tempat pertama.

Mengetahui hal di atas, ada baiknya untuk menghindari makanan berlemak jenuh seperti burger keju, hot dog, kentang goreng dan sejenisnya sebelum terbang.

2. Makanan mengandung gas 

Untuk alasan yang jelas, ada baiknya menghindari makanan yang mendorong ekspansi usus, sebagai sifat dari kabin pesawat bertekanan yang kadang bisa membuat perut kembung.

Selain makanan berlemak jenuh, makanan yang mengandung gas seperti bawang, kembang kol, kubis, dan kacang panggang dapat membuat perut Anda merasa seperti sebuah balon yang lebih penuh. Dan masalah gas juga dapat menimbulkan ketidaknyamanan pribadi atau kesusilaan umum.

3. Alkohol 

Sebagian dari Anda mungkin suka menenggak cocktail yang mengandung alkohol sebelum penerbangan. Bagi sebagian orang, hal ini juga dianggap membantu menghilangkan rasa takut terbang dan berfungsi sebagai pil tidur cair.

Namun, dokter mengatakan bahwa mengkonsumsi alkohol sebelum atau selama penerbangan harus dihindari karena dapat memberikan kontribusi pada kesulitan tertidur kembali setelah terbangun. Jika ternyata Anda terlanjur meminumnya, melawan pengaruh minuman keras adalah dengan banyak mengkonsumsi air.

4. Minuman berkarbonasi 

Ketika terbang, dan khususnya pada perjalanan panjang, untuk menghindari dehidrasi Anda mungkin akan mengkonsumsi minuman kaleng berkarbonasi seperti pepsi, coca-cola, sprite dan sebagainya, namun ternyata ini bukanlah hal yang baik.

Minuman bersoda bisa berkontribusi pada kembung dan kram, dua musuh dari perjalanan jarak jauh. Sekali lagi, sebaiknya Anda menghindari makanan yang menghambat pencernaan dan berpotensi menimbulkan penderitaan bagi Anda dan sesama penumpang. (*/X-12)

sumber : http://www.mediaindonesia.com/mediatravelista/index.php/read/2010/10/06/1478/3/Hindari-Makanan-Ini-Sebelum-Terbang, akses tgl 06/10/2010.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours