Mengurangi berat badan bisa memberi efek yang baik bagi kesehatan, salah satunya dengan makan dini yang dibatasi waktu. Sebuah studi mengungkapkan bahwa makan semua panganan lebih awal di satu hari bisa menekan nafsu makan dan menaikkan reduksi lemak.


Dilansir Healthline.com, setiap tahunnya ada semakin banyak masyarakat yang berminat untuk mencoba puasa berjeda atau puasa intermiten sebagai salah satu cara menurunkan berat badan. Puasa jenis ini dilakukan dalam siklus antara periode puasa selama 12 jam atau lebih dan periode makan.

"Sebelumnya, kami punya bukti bahwa puasa intermiten dan makan dini di awal hari bisa membantu mengurangi berat badan, tapi kami tak tahu mengapa bisa terjadi," kata asisten profesor ilmu gizi di the University of Alabama Courtney Peterson.

Penelitian tim Peterson yang dilakukan pada 11 orang menunjukkan, peserta yang makan semua makanannya antara pukul 8 pagi dan 2 siang, tidak memengaruhi jumlah kalori yang dibakar, tetapi mampu mengurangi nafsu makan peserta.

"Yang kami temukan adalah hormon ghrelin, yang mengatur rasa lapar, berkurang di pagi hari dan cenderung berkurang di malam hari; ketika seseorang mengikuti pola makan dini yang dibatasi waktu," kata Peterson.

Meski hasil dari pola makan ini mampu membantu mengurangi berat badan atau nafsu makan, tapi tidak semua orang tepat melakukannya. Orang-orang yang aktif seperti atlet akan sulit melakukannya, tergantung pada apa yang dimakan dan seperti apa latihan fisik yang dilakukan.

Nabila Ulfa Jayanti
sumber : https://health.detik.com/diet/d-4644465/ingin-cepat-langsing-makan-pagi-paling-menentukan, akses tgl 02/08/2019.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours