Ikan merupakan makanan komoditas air yang dipercaya memiliki nilai gizi yang tinggi.


Berbagai jenis ikan sudah banyak di konsumsi oleh masyarakat mulai dari ikan air tawar hingga ikan air laut. Tapi, perlu diperhatikan bahwa tak semua jenois ikan baik untuk dikonsumsi.

Berikut sembilan jenis ikan yang tak harusnya dikonsumsi atau bahkan tak dapat dikonsumsi dilansir dari situs brightside.me

1. Imported Catfish (lele import)


Lele merupakan jenis ikan yang dapat tumbuh hingga ukuran yang cukup besar. Lele yang hidup di alam bebas atau tumbuh bebas lebih baik dari pada lele yang dikembang biakkan di luar negeri.

Peternak ikan luar negeri terutama dari negara-negara di Asia biasanya memberikan ikan lele yang mereka ternak produk hormon untuk mempercepat pertumbuhannya. Hal itu yang membuat lele import tak baik untuk dikonsumsi masyarakat.

2. Mackerel


Siapa yang tahu, Makarel ternyata merupakan ikan yang mengandung merkuri yang cukup berbahaya bagi manusia. Merkuri yang tidak dibersihkan akan terakumulasi dalam tubuh manusia.

Ikan ini boleh dikonsumsi, namun dalam batas tertentu. Setiap bulannya, orang dewasa hanya boleh mengonsumsi ikan mackerel sebanyak 200 gram, sementara anak-anak hanya diperboleh 100 gram saja.

3. Tuna


Siapa sangka, ada tiga jenis ikan tuna yang tak layak untuk dikonsumsi. Ikan tuna yang dimaksud meliputi tuna sirip hitam dan tuna sirip biru. Jenis ini mengadung banyak merkuri di dalamnya. Selain itu, ada juga ikan tuna yang hampir punah dijual dibeberapa toko.

Ikan ini dapat dikonsumsi tapi setiap bulan hanya 100 gram untuk orang dewasa. Anak-anak pun tidak direkomendasikan makan ikan ini.

4. Tilapia (Nila)


Ikan nila memiliki konsentrasi lemak berbahaya yang hampir setara dengan lemak babi. Kelebihan konsumsi ikan ini menyebabkan peningkatan kadar kolesterol dan membuat tubuh lebih sensitif terhadap alergi.

Ikan ini tidak direkomendasikan bagi orang yang mengalami penyakit jantung, asma dan radang sendi.

5. Belut


Belut mudah sekali menyerap limbah industri dan pertanian di air. Belut juga memiliki banyak kandungan lemak didalamnya sehingga tak baik untuk dikonsusmsi.

Spesies Amerika memiliki tingkat keracunan tertinggi dan belut Eropa juga dikenal karena terkontaminasi dengan sejumlah besar merkuri.

Ikan ini dapat dikonsumsi tapi setiap bulan hanya 300 gram bagi orang dewasa dan anak-anak 200 gram

6. Pangasius (Patin)


Ikan Patin banyak yang dijual dari negara Vietnam yaitu dari sungai Mekong. Sungai Mekong dianggap salah satu badan air paling terkontaminasi di dunia.

Patin yang di fillet tak baik untuk dikonsumsi karena mengandung kadar nitrofurazone dan polyphosphate (karsinogen) yang meningkat.

7. Tilefish

Ikan ini adalah ikan yang paling banyak mengandung bahan merkuri. Ikan ini tak baik untuk dikonsumsi karena dapat meningkatkan risiko keracunan makanan.

Seringkali masyarakat menangkap ikan ini dan hal itu pelanggaran peraturan.

Ikan ini dapat dikonsumsi tapi setiap bulan hanya 100 gram untuk lelaki tapi untuk anak-anak dan wanita tidak direkomendasikan.

8. Sea Bass (Kakap)

Sea Bass merupakan jenis ikan laut yang mengandung banyak merkuri. Ikan ini tak baik dikonsumsi terlebih lagi disajikan dalam bentuk fillet.

Ikan ini dapat dikonsumsi tapi setiap bulan hanya 200 gram bagi orang dewasa dan anak-anak 100 gram

9. Dollar fish


Ikan yang lebih dikenal dengan nama oilfish ini mengandung gempylotoxin - zat lilin yang tidak dimetabolisme sama sekali. Meski racunnya tidak banyak merugikan, tapi bisa menyebabkan gangguan pencernaan.

Ikan ini disarankan untuk disajikan dengan cara digoreng atau dipanggang untuk mengurangi kadar gempylotoxin. Orang yang memiliki gangguan pencernaan disarankan tidak mengonsumsi ikan ini.

Penulis: Pipin Tri Anjani
Editor: Anugrah Fitra Nurani
sumber : https://jatim.tribunnews.com/2017/06/05/siapa-yang-sangka-9-jenis-ikan-ini-tidak-seharusnya-dikonsumsi-berlebihan?page=all, akses tgl 04/08/2019.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours