Tubuh Juga Butuh “Besi”

Tubuh manusia pada dasarnya membutuhkan zat logam untuk kelancaran berbagai fungsi tubuh. Namun, kadar dan jenis logam yang dibutuhkan tubuh tidak sembarang. Berikut paparannya. Zat Besi (Fe) merupakan salah satu zat logam yang dibutuhkan tubuh. Pasalnya, zat besi berguna untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh dan menghilangkan racun dari tubuh. 


Bila tubuh sampai kekurangan zat besi akan menimbulkan gejala-gejala kekurangan darah. Bila diperhatikan, orang yang kekurangan zat besi bagian bawah kelopak matanya akan berwarna pucat. Ia juga mudah lelah. Namun, zat besi juga dapat membahayakan kesehatan bila terlalu banyak dikonsumsi. Konsumsi zat besi berlebihan dapat menyebabkan pembengkakan pada hati dan mengurangi kemampuan tubuh untuk menyerap zat tembaga.

Untuk memperoleh zat besi yang cukup bagi tubuh, kita dapat mengonsumsi sumber makanan yang mengandung zat besi seperti hati ayam, daging ayam, daging merah, ikan, dan kacang polong. Jumlah yang cukup untuk kebutuhan tubuh, yaitu 8 sampai 18 miligram per hari. Zat logam lainnya yang dibutuhkan tubuh, yaitu seng (Zn).

Seng bisa didapat dari makanan seperti buncis, kacang-kacangan, keju, daging sapi, ayam, dan aneka ikan laut. Jumlah yang dianjurkan agar jumlah seng dalam tubuh mencukupi adalah 12 miligram per hari. Seng berguna untuk mempertahankan kesuburan, memperkuat daya tahan tubuh, membantu dalam proses penyembuhan, dan mampu membantu tubuh agar menghasilkan sekitar 100 enzim yang diperlukan tubuh.

Seng juga berguna untuk kecantikan kulit karena dapat mencegah timbulnya jerawat, mencegah kulit kering, dan membantu regenerasi kulit. Karena Seng dapat berfungsi untuk regenerasi kulit, kekurangan Seng dalam tubuh dapat menyebabkan luka di kulit sulit sembuh. Anak-anak yang kekurangan Seng dapat tumbuh lebih lambat daripada anak-anak yang tercukupi kebutuhan seng.

Pengubah Energi Mangan (Mn) merupakan zat logam lainnya yang penting untuk menjaga kesehatan otak, tulang, dan berperan dalam pertumbuhan rambut serta kuku. Mangan juga diperlukan untuk membantu menghasilkan enzim yang berguna untuk metabolisme tubuh. Karbohidrat dan protein memerlukan mangan untuk dapat diubah menjadi energi yang kita gunakan sehari-hari. Bila tubuh kekurangan mangan, protein dan karbohidrat tidak dapat diubah menjadi energi.

Akhirnya, terdapat penumpukan karbohidrat dan protein yang menimbulkan risiko diabetes, osteoporosis, rematik, dan kolesterol tinggi. Mangan dapat ditemui pada sumber makanan yang kaya protein dan karbohidrat seperti telur, kacang, sayuran berdaun hijau, dan daging merah. Mangan juga terdapat pada buah-buahan seperti stroberi, nanas, dan anggur.

Zat logam lainnya yang dibutuhkan tubuh antara lain kromium (Cr), tembaga (Cu), dan magnesium (Mg). Kromium berfungsi mengatur penempatan glukosa dalam darah menuju ke sel-sel tubuh untuk kemudian diubah menjadi energi. Sehingga kromium sama fungsinya seperti mangan. Roti, gandum, jagung, daging, ikan, dan keju merupakan sumber makanan yang kaya kromium.

yusti nurul agustin 
sumber : http://www.koran-jakarta.com/berita-detail.php?id=68857, akses tgl 28/11/2010.

Posting Komentar

[blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget