Sebagian orang merasa sayuran seperti brokoli memiliki rasa yang sangat enak, sementara sebagian lainnya merasa brokoli tidak enak karena pahit. Tak cuma selera, secara medis ada hal lain yang menjadi faktor utama perbedaan pilihan tersebut.


Menurut dosen senior dari School of Exercise and Nutrition Sciences, Deakin University, Prof Russell Keast, bagaimana kita bisa mengecap rasa sangat bergantung pada jumlah dan jenis reseptor rasa yang kita miliki sejak lahir. Reseptor pengecap ini terdapat di lidah dan bagian atas mulut. Mereka memiliki kemampuan untuk bereaksi secara khusus untuk asin, manis, asam atau pahit pada makanan.

"Seseorang yang punya lebih banyak reseptor terhadap bahan kimia tertentu dalam makanan akan menganggapnya terasa lebih enak," ungkap Prof Keast, seperti dikutip dari ABC Australia, Selasa (1/7/2014).

Menurut Prof Keast, rasa pahit yang dialami oleh sebagian orang saat mengonsumsi brokoli berhubungan dengan sebuah reseptor tertentu, terkait dengan bahan kimia lain yang sering ia gunakan dalam penelitian, N-6-tropyluracil.

"Ini hampir seperti penanda de facto dari jumlah reseptor rasa yang Anda miliki. Orang yang bisa merasakan brokoli sebagai makanan yang pahit, sering kami sebut sebagai 'supertasters'. Secara umum perempuan lebih mungkin untuk menjadi supertasters dibandingkan laki-laki," papar Prof Keast.

Meskipun memiliki reseptor terhadap satu senyawa lebih baik, bukan berarti lantas orang tersebut hebat dalam mencicipi makanan lain. Ada lebih banyak faktor penyebab lain, di antaranya tekstur dan persepsi bau makanan.

"Yang pasti, pengalaman buruk terhadap makanan juga memiliki efek psikologis. Jika Anda memiliki masalah terhadap rasa makan, sampai-sampai Anda mengalami masalah pencernaan, maka ini bisa membuat Anda benar-benar enggan menganggapnya enak," pungkas Prof Keast.

(ajg/up)
sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-2624816/brokoli-pahit-atau-tidak-beda-rasa-beda-pula-reseptor-lidah-yang-dimiliki, akses tgl 08/09/2019.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours