PENELITIAN yang dilakukan Pusat Statistik Kesehatan Nasional Amerika Serikat baru-baru ini menunjukkan penderita obesitas lebih banyak dari kalangan berpendidikan rendah. 


Hasil penelitian menyebutkan 27% laki-laki yang lulus sarjana mengalami obesitas, sedangkan yang berpendidikan SMA atau lebih rendah mencapai 32%. Di kalangan perempuan, 23% perempuan yang lulus sarjana mengalami obesitas, sebaliknya yang mengenyam pendidikan SMA atau lebih rendah sebesar 42%.

Penelitian juga menemukan anak-anak dan remaja yang tinggal bersama orang tua berpendidikan minimal sarjana memiliki risiko lebih rendah untuk mengalami obesitas. Tingkat pendapatan orang tua juga diketahui berhubungan dengan obesitas pada anak.

Kurang dari 12% anak-anak, laki-laki maupun perempuan, yang hidup berkecukupan ditemukan menderita obesitas. Di sisi lain, obesitas diderita oleh 21% anak laki-laki dan 19% anak perempuan yang hidup miskin.

Seseorang dengan indeks massa tubuh antara 25 dan 30 masuk kategori kelebihan berat badan, sedangkan di atas 30 tergolong obesitas. (Reuters/Mps/X-8)

sumber : http://www.mediaindonesia.com/read/2010/12/12/188714/78/22/Pendidikan-dan-Obesitas, akses tgl 20/12/2010.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours