STRES dapat memicu berat badan seorang ibu dan dapat terus bertambah pascamelahirkan. Demikian hasil penelitian tim Fakultas Kedokteran Universitas Georgia, AS.


Tim menguji coba indeks massa tubuh 60 ibu muda yang baru melahirkan anak pertama. Para ibu itu ditanya mengenai kegiatan fisik pascamelahirkan dan mental mereka. "Gaya hidup, kegiatan fisik semuanya dipengaruhi kondisi mental ibu, termasuk kondisi depresi," kata Deborah Young-hyman, ketua tim penelitian.

Uji coba itu dilengkapi alat penguji kondisi otak yang berhubungan dengan tekanan darah, gula darah, dan fungsi pencernaan. Hasilnya, depresi dapat memicu meningkatnya berat badan seorang ibu muda pascamelahirkan. "Hasil uji coba menunjukkan kondisi stres bisa meningkatkan berat badan ibu," kata Hyman. (Sciencedaily/*/X-5)

sumber : http://www.mediaindonesia.com/read/2011/03/02/207131/78/22/Stres-dan-Berat-Badan-, akses tgl 02/03/2011

Axact

PERSAGI Bandung

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment: