Bertani adalah mata pencaharian 30% penduduk dunia dan petani berkontribusi terhadap 80% kebutuhan pangan global. Namun, mereka adalah kelompok yang paling kelaparan.


Di banyak negara berkembang, petani tidak mampu membeli produk yang mereka tanam. Tidak hanya itu, untuk membeli makanan sehari-hari, sudah menghabiskan 50% dari pendapatan mereka. Padahal, menurut PBB, kemiskinan akan selalu berujung pada kelaparan.

Di sisi lain, kemiskinan dan kelaparan tidak hanya terjadi di negara berkembang. Pada 2018, PBB mencatat sebanyak 37 juta penduduk Amerika Serikat tidak mampu membeli makanan dan harus dibantu pemerintah.

Sementara itu, jumlah sampah makanan pun semakin bertambah. Padahal dengan hanya mengurangi 25% sampah makanan, ada sekitar 870 juta orang yang bisa diberi makan.

PBB bertekad mengurangi angka kelaparan dengan menetapkan program 'zero hunger' pada 2030. Namun, banyak pakar menilai itu sulit dilakukan karena angka kelaparan yang terus meningkat selama tiga tahun terakhir.

Hari Pangan Sedunia diperingati setiap tanggal 16 Oktober oleh 150 negara di dunia guna meningkatkan kepedulian terhadap masalah kemiskinan dan kelaparan.

sumber : https://www.bbc.com/indonesia/media-50066965, akses tgl 16/10/2019. 

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours