Setiap orang harus bisa memenuhi gizi seimbang. Hal ini penting dilakukan untuk kesehatannya. Nah dalam keluarga, gizi anak harus diperhatikan oleh orang tua. Mereka harus bersinergi agar gizi seimbang bisa didapatkan oleh si kecil. Tujuannya agar anak bisa sehat, menjadi generasi yang produktif dan berperilaku baik. Lantas, bagaimana menurut ajaran Islam?.


Di sisi lain, sehat menurut pandangan Islam adalah memelihara diri dan lingkungan dari ancaman berbagai macam penyakit serta menjaga kesehatan diri dan keluarga. Sehat juga tidak hanya dinilai dari fisik saja, tapi meliputi kesehatan mental, spiritual, maupun sosial. Dalam ajaran Agama Islam, ada beberapa cara untuk mendapatkan fisik yang sehat dan sudah diajarkan oleh Rasulullah. Cara-cara tersebut di antaranya, yaitu dengan rutin berolahraga seperti renang, memanah, dan berkuda.

“Ajari anak untuk berenang agar mereka memiliki badan yang sehat dan postur tubuh seimbang. Selain itu, ajari pula memanah supaya mereka terlatih fokus dan memiliki daya konsentrasi yang tinggi. Sementara, berkuda akan melatih anak supaya lincah dan gesit. Dari fisik yang sehat itu bisa membentuk mental yang sehat pula,” jelas Dr. Mursidah Thahir, PP Muslimat NU dan anggota komisi fatwa MUI.

Lebih lanjut, Dr. Mursidah Thahir menjelaskan, sehatnya tubuh anak bisa berpengaruh pada mentalnya. Anak yang sehat akan memiliki mental yang tenang dan stabil.

“Pola makan yang baik bisa membuat suasana hati menjadi damai,” imbuhnya.

Maka dari itu, jika suasana hati sudah terasa damai, maka si kecil akan mampu mengontrol emosinya sendiri, sehingga tidak mudah marah. Anak-anak pun bisa menjadi orang yang pemaaf, mudah memaafkan meskipun tanpa diminta.

Tidak hanya itu saja, fisik yang sehat juga bisa membuat spiritual juga sehat. Efeknya, anak-anak bisa dengan mudah menerima nasihat, rajin beribadah dan melaksanakan salat, pandai membaca dan menulis Alquran, serta mampu membedakan hal yang baik dan buruk.

Dalam Islam, makanan sehat dan bergizi telah dituturkan oleh Allah dan Rasulullah, yang tertulis dalam Alquran. Makanan yang sehat dan bergizi ternyata tidak serta-merta yang mengandung nutrisi tertentu, tapi juga didapatkan dengan cara yang halal, sehingga bisa meningkatkan ketakwaan.

Sebagaimana firman Allah: “Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikah kepadamu dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya” (QS. Al Maidah : 88). Wallahu A’lam. (okezone.com/Salimah)

sumber : https://kumparan.com/redaksiportalmadura/inilah-khasiat-menakjubkan-jika-orang-tua-penuhi-gizi-si-kecil-dalam-ajaran-islam-1537351442812356211, akses tgl 15/09/2019.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours