Keberhasilan reproduksi laki-laki dan perempuan dipengaruhi oleh makanan yang mereka terima saat masih kecil. Menurut penelitian baru oleh Universityof Sheffield, yang dipublikasikan di jurnal Ecology, menunjukkan bahwa makanan awal kehidupan dapat memiliki pengaruh yang serius terhadap kesuburan seumur hidup individu.


Dr Ian Rickard dari Departemen Ilmu Hewan dan Tumbuhan yang menjadi pemimpin penelitian, menggunakan kombinasi data rekam gereja pada kelahiran di Finlandia abad ke-18 dan data pertanian pada hasil tanaman gandum dan jelai dari waktu dan tempat yang sama .

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pria dan wanita lahir dari keluarga miskin, makanan di awal kehidupan mereka sangat awal terkait dengan probabilitas reproduksi. Sekitar setengah dari orang-orang miskin yang lahir produksi gandum dan jelai yang rendah tidak akan mendapat anak. Namun hampir semua orang dari keluarga miskin yang lahir di tahun panen besar gandum dan jelai setidaknya mendapat satu anak dalam hidup mereka.

Hasil ini menunjukkan bahwa makanan yang diterima selama hidup pascakelahiran atau awal kehidupan dapat mempengaruhi perkembangan sistem reproduksi. ”Hasil penelitian ini menunjukkan dampak lingkungan pada kesehatan manusia dan bisa membantu menjelaskan pemahaman tentang kesuburan, " kata Dr Rickard

I SCIENCEDAILY / NUR ROCHMI 
sumber : http://www.tempointeraktif.com/hg/kesehatan/2010/12/29/brk,20101229-302468,id.html, akses tgl 30/12/2010.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours