Sejumlah orang merasa harus selalu mengenakan pakaian hangat meski di udara yang hangat, karena selalu merasa kedinginan. Ilmuwan Amerika menemukan bahwa sensasi dingin konstan yang dirasakan berdampak positif yaitu berpeluang lebih besar memiliki umur panjang. 


Menurut para ahli dari Universitas Washington di St Louis, rasa dingin yang dialami merupakan konsekuensi perubahan hormonal tertentu di tubuh. Akibatnya, terjadi perlambatan metabolisme yang umumnya digunakan untuk mempertahankan sejumlah panas dan energi.

Efek yang sama terjadi pada kasus mereka yang berdiet rendah kalori. Pada penelitian yang dilakukan selama 15 tahun, penurunkan 30 persen asupan kalori harian, akan meningkatkan harapan hidup rata-rata sebesar 50 persen.

Dikutip dari Youbeauty, pemimpin penelitian, Dr Luigi Fontana mengatakan diet dengan membatasi asupan kalori berkaitan dengan penurunan suhu tubuh dan sensasi dingin. Namun, agar bermanfaat pada harapan hidup, proses tersebut harus dilakukan dalam jangka panjang.

Dia menekankan, sesuatu yang mencipta rasa dingin hanya sesekali misalnya mandi air es atau berada di ruang ber-AC yang menjadikan tubuh terasa dingin tidak membawa efek positif yang sama. (eh)

penulis : Anda Nurlaila
sumber : http://life.viva.co.id/news/read/367465-sensasi-dingin-di-tubuh-bikin-awet-muda, akses tgl 15/11/2012.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours