Kemudahan dalam proses memasak menjadi salah satu alasan kenapa pasta kerap menjadi alternatif dalam menu makanan sehari-hari. Caranya adalah dengan hanya merebus pasta dan ditambah dengan garam serta olive oil.


Namun, cara ini ternyata dianggap kurang tepat untuk mendapatkan kandungan gizi di dalam makanan khas Italia tersebut. Alhasil, kandungan gizi di dalam pasta tersebut justru hilang saat proses memasak tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh peneliti dari The American Chemical Society, Kyle Nackers. Menurutnya, dalam memasak pasta sebenarnya cukup ditambah garam tanpa perlu tambahan olive oil. Kyle menjelaskan, pasta terbuat dari tiga bahan utama, yaitu telur, tepung, dan air. Selain itu, hanya ada dua bahan kimia utama di pasta, zat tepung dan protein.

''Proses memasak sebenarnya adalah proses memanipulasi interaksi antara protein dan zat tepung untuk mendapatkan pasta yang al dente,'' kata Kyle seperti dikutip The Independent, Jumat (24/3) WIB.

Sementara banyak koki atau chef menganjurkan menambahkan olive oil saat memasak pasta. Hal ini dilakukan agar pasta tidak saling menempel. Kendati begitu, Kyle justru menyebut, pemberian olive oil tersebut tidak perlu dilakukan.

''Sebagian besar minyak yang Anda tuangkan di rebusan pasta hanya akan terbuang begitu saja saat Anda meniriskan pasta. Jika masih ada yang tersisa, itu tidak berpengaruh besar terhadap tingkat kelengketan pasta,'' tuturnya.

Kyle menyarankan, agar pasta tidak saling menempel, maka sesekali rebusan pasta tersebut harus diaduk. Namun, Kyle menegaskan, penambahan garam memang cukup penting untuk menambah dan memperkuat rasa. ''Garam menjadi elemen utama untuk meningkatkan rasa. Jika Anda mengikuti kompetisi memasak dan lupa memasukan garam, maka Anda akan tersingkir dengan cepat,'' kata Kyle.

Tidak hanya itu, Kyle juga menyarankan untuk menyiramkan air garam ke saus yang telah disiapkan untuk pasta tersebut. Ini akan memperkuat tekstur dan rasa dari hidangan pasta tersebut.

Rep: reja irfa widodo/ Red: Esthi Maharani
sumber : https://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/kuliner/17/03/24/onaxca335-tak-usah-tambahkan-minyak-dalam-pasta, akses tgl 01/10/2019.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours