Indonesia merupakan negara tropis, jadi tak heran kalau di negara kita tumbuh banyak pohon yang menghasilkan beragam buah.


Begitu banyaknya buah yang ada di Indonesia, beberapa buah khas Indonesia masih asing bagi banyak orang, lo! Buah-buahan ini contohnya!

Rambutan


Teman-teman pasti sudah tidak asing dengan rambutan. Pohon rambutan tersebar di wilayah Asia Tenggara. Rambutan ada banyak jenisnya, lo! Karena tumbuh di wilayah Asia Tenggara,  orang-orang di benua lain (terutama Eropa dan Amerika) masih asing dengan buah ini.

Salak


Salak merupakan salah satu buah khas Indonesia dan Malaysia. Buah ini sering disebut snake fruit, karena kulitnya mirip seperti sisik ular.

Bagi teman-teman di benua barat, salak termasuk buah yang asing. Menurut mereka, rasa salak mirip dengan apel. Padahal, bagi kita, rasa salak dan apel jauh berbeda, ya!

Tamarind


Tamarind atau asam jawa biasanya digunakan sebagai bumbu masak atau minuman segar bernama es gulas. Siapa sangka, asam jawa masih dianggap buah asing oleh orang-orang di benua yang beriklim subtropis.

Durian


Saat musim durian tiba, kita pasti akan mencium baunya di banyak tempat. Bagi sebagian besar warga Indonesia, durian merupakan buah yang enak. Namun, bagi orang di benua lain, durian termasuk buah asing yang memiliki bau tak sedap. Bahkan, baunya bisa membuat seseorang muntah.

Manggis


Buah ini memiliki rasa asam dan manis yang pas. Tak heran, banyak orang Indonesia yang suka dengan buah ini. Namun, bagi orang di luar Indonesia, manggis masih menjadi buah yang asing karena kulitnya empuk dan tebal.

Nangka


Buah ini memiliki aroma yang sedap. Nangka bisa dimakan langsung, dicampur minuman, atau dijadikan lauk, seperti gudeg. Bagi kita, nangka adalah buah yang biasa-biasa saja. Namun, bagi orang asing, nangka merupakan buah asing dengan tekstur yang unik.

Itulah beberapa buah khas Indonesia yang masih asing bagi banyak orang.

willa widiana
sumber : https://bobo.grid.id/read/08961517/ternyata-buah-khas-indonesia-ini-masih-asing-bagi-banyak-orang?page=all, akses tgl 24/10/2019.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours