Keajaiban pada pohon siwalan ditemukan di Kabupaten Sumenep, Madura, tepatnya di Desa Gedang-Gedang, Kecamatan Batuputih. Di atas lahan milik Rusdi (41) tumbuh pohon siwalan yang tergolong aneh. Pohon ini memiliki 5 cabang. Padahal, pohon siwalan pada umumnya lurus menjulang dan tidak bercabang.


Legen yang keluar dari tangkai bunga siwalan yang satu ini mempunyai khasiat pengobatan untuk segala jenis penyakit. Masyarakat setempat menyebutnya 'Legen untuk obat 1.000 macam penyakit' yang diderita manusia, baik penyakit kulit maupun penyakit dalam. Bahkan, diyakini salah satunya bisa untuk mengobati impotensi.

Semula, pohon siwalan bercabang 5 itu tidak ada yang memperhatikan. Sang pemilik hanya mengambil daunnya (lontar) untuk tikar tembakau bila musim kemarau tiba. Namun, sejak 2 tahun terakhir berkeinginan untuk memproduksi legen. Sebab, tangkai bunga pohon siwalan tersebut tergolong banyak.

Dari tangkai bunga siwalan itu memang benar banyak mengeluarkan legen jernih dan rasanya sangat manis. Lebih dari itu, yang minum merasa tambah segar bugar dan fitalitas kerja bertambah. Bahkan, yang sebelumnya impoten lambat laun sembuh dengan sempurna.

Pemilik pohon siwalan bercabang 5, Rusdi mengatakan, legen yang diproduksi dari pohon siwalan bercabang 5 itu mengandung khasiat untuk pengobatan. "Semua orang yang pernah minum legen itu merasa segar dan penyakit yang dideritanya lambat laun sembuh," ujar Rusdi kepada detiksurabaya.com di rumahnya, Desa Gedang-Gedang, Sumenep, Senin (19/1/2009).

Meski belum terkenal luas hasiat dari legen tersebut, kini sudah banyak yang pesan. Namun, pada musim penghujan untuk sementara berhenti berproduksi, selain angin kencang dan dapat membahayakan yang memanjat juga legen yang dihasilkan sering bercampur air.

"Untuk sementara saya tidak memproduksi legen. Tapi, kalau hujan dan angin redah akan mulai memproduksi kembali untuk memenuhi pesanan orang," ujarnya.

Awalnya, pohon siwalan itu bercabang 8. Namun, sejak 4 tahun terakhir, 3 cabang lainnya patah dihantam petir setiap kali hujan tiba. Akan tetapi, keberadaan pohon lainnya tetap kelihatan subur. Bahkan, batang utamanya atau dari yang bercabang kebawah semakin besar. Umur pohon siwalan itu tidak ada yang tahu pasti. Diprediksi hampir mecapai lebih dari 30 tahun.

Sementara, Ny Siti Mursiyah (45), warga setempat, mengakui jika banyak orang yang membutuhkan legen yang dihasilkan dari siwalan bercabang 5 tersebut. "Jangankan orang lain, saya saja sering minum legen itu, karena pegal-pegal dan sesak nafas lambat laun sembuh," ungkap Mursiyah pada detiksurabaya.com di rumahnya Desa Gedang-Gedang, Sumenep.

(bdh/bdh)
sumber : https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-1070566/air-legen-ajaib-diyakini-bisa-sembuhkan-impotensi, akses tgl 07/11/2019.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours