Makan Kurma Hukum Asalnya Mubah


Mengapa hukumnya mubah? Karena kaidah asalnya

الأصل في الأطعمة والأشربةالإباحة

Hukum asal makanan dan minuman adalah mubah

Kurma termasuk makanan sehinga hukum asalnya mubah. Yang sunnah adalah apabila kita makan sesuai dengan tatacara dan sifat yang disunnahkan

Misalnya:
  • Makan kurma ketika berbuka puasa, maka ini sunnah
  • Makan kurma ketika makan sahur, maka ini sunnah
  • Atau makan kurma ajwa pada pagi hari sebanyak 7 butir agar terlindung dari racun dan sihir pada hari itu
Jadi yang sunnah bukan makan kurmanya, tetapi apabila makan kurma sesuai tatacara, prosedur dan sifat yang sesuai sunnah, inilah yang sunnah

Agar lebih memahami kami beri contoh: Tidur itu jelas hukumnya mubah. Tetapi apabila kita tidur, sesuai dengan tatacara dan sifat yang disunnahkan, maka inilah yang sunnah

Misalnya:
  • Tidur di awal malam setelah isya, ini hukumnya sunnah
  • Tidur di waktu siang atau disebut dengan qailulah, ini hukumnya sunnah
  • Tidur di atas lambung kanan (menghadap tangan) dan menaruh tangan di atas pipi, ini hukumnya sunnah
Semoga bisa memahami

Penyusun: Raehanul Bahraen
sumber : https://muslimafiyah.com/makan-kurma-hukum-asalnya-mubah.html, akses tgl 30/04/2020.

Posting Komentar

[blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget