Gizi adalah "Science and Art"?


Orang-orang tidak mengetahui bahwa sebenarnya gizi itu tidak hanya merupakan bagian cabang ilmu saja, hakikatnya lebih dalam dari itu. Guru saya pernah berkata bahwa Gizi itu  adalah "Ilmu dan Seni" (Science & Art). Pasti banyak yang bertanya kenapa bisa dibilang begitu? karena terkadang  Ilmu dan seni itu tidak satu paket. Oleh sebab itu mari kita cari tahu bersama.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) definisi ilmu  adalah  pengetahuan tentang suatu bidang yang disusun secara bersistem menurut metode tertentu, yang dapat digunakan untuk menerangkan gejala tertentu di bidang (pengetahuan) itu. sama halnya dengan gizi yang merupakan ilmu untuk menerangkan segala sesuatu tentang makanan dalam hubungannya dengan kesehatan yang optimal/tubuh.

Bagi yang beragama islam tentunya harus paham terkait gizi, karena Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW telah memberi tahu agar manusia menjaga makanannya dari makanan yang halal dan juga baik tentunya untuk kesehatan tubuh manusia, serta dalam makan harus sesuai kebutuhan kita tidak boleh berlebih-lebihan. Atau dalam hal ini telah dikenal luas di Indonesia dengan sebutan Gizi Seimbang.

Selain itu pada 400 SM, Hippocrates juga mengatakan "Makanan Adalah Obat, gunakan Obat Dari Makanan", hal ini juga yang dipelajari oleh gizi terutama kaitannya dengan zat gizi dalam makanan yaitu suatu zat yang diperlukan tubuh untuk melakukan fungsinya, yaitu menghasilkan energi, membangun dan memelihara jaringan tubuh serta mengatur proses-proses kehidupan. sehingga tidak heran bahwa gizi pun ternyata bisa dijadikan sebagai obat.

Lalu apa kaitannya gizi dengan seni, baik pertama-tama kita harus tahu dulu seni itu apa, Salah satu tokoh intelektual Indonesia kita yaitu ki Hajar Dewantara ( Bapak pendidikan nasional) pernah menjelaskan bahwa seni merupakan suatu tindakan atau aktifitas dari perbuatan yang dilakukan oleh manusia yang berawal dari perasaan, yang identik dengan perasaan yang indah-indah kemudian akhirnya dapat dan sampai ke jiwa dan memiliki pengaruh emosional terhadap perasaan yang ditimbulkan dari melihat atau mendengar hal tersebut.

jadi agar pemahaman terkait ilmu gizi ini bisa masuk kedalam hati seseorang sehingga bisa merubah pola makannya diperlukan suatu cara yang indah agar orang yang diberi tahu bisa menerima ilmu tersebut. Kenapa memberi tahu orang lain perlu seni karena jika tidak,  akan adanya suatu penolakan dari awal bicara seperti ungkapan "Masuk telinga kanan, keluar telinga kiri", karena beberapa orang ada yang tidak suka atau menerima beberapa kesenangannya atau hal yang rutin dia lakukan seperti dalam hal makanan, kita sarankan hentikan atau batasi demi kesehatannya.

Sejalan dengan apa yang dikatakan dalam teori S-O-R  (Stimulus Organisme Respone ) teori ini berdasarkan pada asumsi bahwa penyebab terjadinya perubahan perilaku tergantung pada rangsang (stimulus) yang berkomunikasi dengan orang tersebut. Misalnya kualitas seorang sumber informasi/petugas kesehatan seperti kredibilitas, kepemimpinan, gaya bicara sangat menentukan keberhasilan perubahan perilaku.

Sehingga dalam ilmu gizi ada yang disebut konseling gizi yaitu suatu bentuk pendekatan yang digunakan dalam asuhan gizi untuk menolong individu dan keluarga memperoleh pengertian lebih baik tentang dirinya dan permasanlah gizi yang dihadapi. konseling gizi bertujuan agar klien  dapat meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan individu atau keluarga, meliputi perubahan pengetahuan, perubahan sikap dan perubahan tindakan. dan seninya atau keindahannya itu adalah disini bagaimana cara seorang Ahli Gizi berkomunikasi pada saat konseling, sehingga yang diajak bicara tergugah untuk berubah.

Jadi itulah mengapa kalau Gizi itu tidak hanya merupakan ilmu tetapi jauh lebih dari itu sebagai suatu seni dalam merubah orang lain agar memperhatikan asupan gizinya supaya sesuai dengan kebutuhan demi kesehatannya. Gizi adalah "Science and Art".

Suratman Abdillah Fajar 
saya hanyalah pemuda sederhana yang berusaha menjadi luar biasa dengan doa, tekad, dan usaha . Ahli Gizi di Unit Gizi RS Muhammadiyah Bandung. InsyaAllah calon ahli Gizi pertama yang menjadi Menteri Kesehatan RI :) Amin
sumber : https://www.kompasiana.com/suratman13/5ecf47abd541df20803ee929/gizi-adalah-science-and-art?fbclid=IwAR3V1GtoFA5eGMjh3MgqVRTGnHo_Opmp_aj3KDFaNor6rt-Sqvq_wAREeC0#, akses tgl 30/05/2020.

Posting Komentar

[blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget