Ketahanan pangan dalam negeri selama pandemik virus corona baru atau Covid-19 tengah dipersiapkan pemerintah. Salah satu caranya ialah dengan mengimbau masyarakat untuk tidak melulu mengonsumsi beras.

"Untuk menjaga ketahanan pangan nasional, kita perlu juga memvariasikan makanan. Misalnya jangan cuma makan nasi terus, bisa juga diganti jagung," ujar Staf Khusus Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19, Niken Salindri dalam dialog virtual, Kamis (7/5).

Ia pun mencontohkan beberapa daerah yang sudah terbiasa dengan makanan alternatif selain nasi.

"Mungkin teman-teman kita yang di Nusa Tenggara Timur atau pun di bagian timur sana biasa makan jagung. Kemudian yang di Papua juga biasa makan sagu. Jadi usahakan tetap bervariasi makanannya," katanya.

Variasi makanan yang bisa dilakukan masyarakat bukan hanya dari segi karbohidratnya saja, tapi juga protein atau lauk pauk.

Ia menyarankan, berbelanja lauk pauk tidak harus berupa ikan segar yang bisa diperoleh di pasar, tapi protein juga bisa diganti dengan telur ayam yang bisa diperoleh di warung dekat rumah.

"Atau kalau misalnya enggak ada telur bisa juga tambahkan tempe tahu, enggak masalah. Jadi variasi asupan pangan yang kita makan per individu itu juga turut mempengaruhi ketahanan pangan kita secara nasional. Penting banget untuk bervariasi," demikian Niken Salindri.

Laporan: Ahmad Satryo
sumber : https://kesehatan.rmol.id/read/2020/05/07/433771/pastikan-ketahanan-pangan-selama-covid-19-masyarakat-diminta-ganti-nasi-dengan-jagung-atau-sagu, akses tgl 08/05/2020.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours