Pengajar Prodi Gizi Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Zulia Setiyaningrum berbagi tips agar kita tetap sehat saat berpuasa di tengah suasana Pandemi Virus Corona jenis baru (Covid-19).

Tips Pertama. Konsumsi air yang cukup akan mencegah kita dari dehidrasi.

"Ketika puasa kita rentan sekali terkena dehidrasi. Oleh karena itu konsumsi air yang cukup kurang lebih 8-10 gelas sehari," ujar Zulia Setiyaningrum, kepada TribunSolo.com, Kamis (23/4/2020).

Kebutuhan konsumsi cairan itu bisa kita penuhi dalam jangka waktu sejak buka puasa hingga saat sahur.

Tips kedua. Perbanyak makanan tinggi serat.

Makanan tinggi serat bisa didapatkan pada makanan yang tinggi serat bisa dipenuhi oleh konsumsi sayur mayur dan buah-buahan.

"Buah-buahan dan sayur selain mengandung serat juga mengandung vitamin dan mineral," jelas Zulia.

Vitamin dan mineral berfungsi memberi daya tahan lebih pada tubuh di tengah Pandemi Covid-19.

Zulia Setiyaningrum juga mengungkapkan buah semangka, melon, pir, jeruk bisa menjadi pilihan buah untuk dikonsumsi karena kaya akan kandungan air.

Tips ketiga adalah konsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks.

Ini untuk menstabilkan gula di dalam darah juga efek kenyang yang lebih panjang dibanding karbohidrat sederhana.

"Contohnya nasi putih, nasi merah, gandum, kentang, dan juga jagung," urai Zulia.

Tips keempat. Zuli menyarankan orang yang berpuasa untuk menghindari makanan yang berlemak, digoreng dan makanan yang bercitarasa terlalu pedas, asam, serta terlampau asin.

"Makanan yang terlalu asin jangan dikonsumsi saat sahur. Biasanya dia akan menyerap air dan menyebabkan dehidrasi pada siang hari," ujarnya.

Tips kelima. Perbanyak konsumsi protein.

"Ini baik sekali kita konsumsi saat sahur," ujarnya.

Makanan tinggi protein bisa berfungsi sebagai cadangan energi saat berpuasa.

Di antaranya ikan, daging, ayam, telur, dan juga susu.

Tips keenam. Hindari makanan yang menimbulkan gas.

"Makanan yang menimbulkan gas memiliki efek samping yakni biasanya saluran pencernaan bisa terganggu contohnya perut tidak nyaman atau kembung," jelasnya.

Contoh makanan yang menimbulkan gas antara lain kol, tape, lobak, nangka, dan durian. (tribunsolo.com)


sumber : https://www.youtube.com/watch?v=j883UbxGSic, akses tgl 04/05/2020.
Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours