Vegetarian selama ini dikenal sebagai sebutan bagi mereka yang tak menyantap daging. Sebagai pengganti, mereka memakan sumber gizi dari sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, umbi-umbian, dan jamur-jamuran. 


Selain untuk mekanisme diet, menjadi seorang vegetarian banyak dipercaya bisa menyehatkan tubuh.

Ternyata, menjadi vegetarian ini bukan cara baru. Ribuan tahun yang lalu sudah ada seseorang yang menerapkan cara ini.

Berikut adalah vegetarian paling terkenal sepanjang sejarah: 

1. Pythagoras 

Tokoh ini merupakan filsuf yang hidup antara 500–490 SM. Dia terkenal dengan gagasan untuk tak makan daging dan ikan, yang kelak dikenal dengan sebutan vegetarian.

Karena Pythagoras sudah menggunakan mekanisme itu, tak memakan daging sering disebut dengan "Pythagorean" oleh orang-orang sekitarnya. Namun, pada 1840-an istilah Pythagorean berubah menjadi vegetarian.

Banyak perdebatan yang menanyakan mengenai Pythagoras dan vegetarian. Masalahnya Pythagoras tidak meninggalkan tulisan apa pun, dan tidak ada catatan terperinci kontemporer tentang perilakunya.

Ahli matematika dan filsuf abad ke-4 SM Eudoxus dari Cnidus melaporkan bahwa Pythagoras menolak memakan hewan apa pun dan bahkan bertindak lebih jauh untuk menghindari pemburu dan tukang daging.

Namun, Aristoteles dan Aristoxenus mengatakan bahwa Pythagoras mengkonsumsi beberapa daging dan melakukan pembatasan terhadap hewan tertentu untuk ritual.

2. Saint Anthony dari Mesir 

Pada masa masuknya agama Kristen, terdapat sejumlah kelompok vegetarian dan semi-vegetarian. Seorang vegetarian yang terkenal adalah Saint Anthony dari Mesir.

Dia merupakan pemimpin agama pada abad ke-3 dan dianggap sebagai pencetus monastisisme Kristen yang terorganisasi.

Motivasi St Anthony untuk tak memakan daging mungkin tidak sama dengan kebanyakan vegetarian modern.

Seperti pemimpin religius lainnya, ia menghindari segala sesuatu yang memberi kenyamanan atau kesenangan, dalam pelayanan mencapai kemurnian spiritual. Bahkan ia juga melakukan puasa.

3. Leonardo da Vinci

Sumber tertulis menyebutkan bahwa Leonardo da Vinci merupakan seorang vegetarian.

Dalam surat dari penjelajah Italia Andrea Corsali kepada Giuliano de Medici (pelindung Leonardo), diceritakan kehidupan Leonardo da Vinci yang tak memakan daging ketika berada di India.

Tulisan-tulisan Leonardo juga terfokus perhatian yang mendalam terhadap kesejahteraan hewan dan ketakutan terhadap aturan bahwa hewan dibesarkan untuk dibunuh dan dimakan oleh manusia.

4. Mahatma Gandhi

Pemimpin dan aktivis besar India ini adalah seorang vegetarian sejak kecil. Dia dibesarkan dalam keluarga Hindu Vaishnava yang mempraktikkan vegetarisme.

Ketika usia remaja, Gandhi tak merokok dan tak memakan daging. Gandhi menegaskan kembali komitmennya pada vegetarisme sambil belajar hukum di Inggris.

Cara ini dilakukan untuk menunjukkan kepada publik bahwa dia adalah vegetarian. Ia sering berjalan puluhan kilometer untuk mencari tempat makan ala vegetarian.

5. Franz Kafka

Selain gaya hidup sehat, orang yang tak makan daging juga karena mengalami penyakit tertentu. Franz kafka, seorang penulis yang mengalami pencernaan kronis harus menjalani diet ala vegetarian.

Ia melakukan sejumlah metode untuk makan termasuk cara yang disebut "Masticator Agung" Horace Fletcher, yang mengatakan bahwa makanan harus dikunyah 100 kali semenit.

Tujuannya agar makanan bisa lembut dan bisa dicerna oleh pencernaan dengan mudah.

6. Mary Shelley 

Sosok ini dikenal sebagai seorang novelis asal Inggris yang terkenal. Ketika berusia 18 tahun, dia telah menuliskan kisah novel yang terkenal yakni Frankenstein.

Novel tersebut mengisahkan tentang seorang ilmuwan asal Swiss bernama Victor Frankenstein yang haus akan ilmu pengetahuan. Obsesi terhadap ilmu membuat dia berusaha membuat dan meniru hasil ciptaan Tuhan, yaitu manusia buatan.

Selain penulis novel, dia ternyata juga seorang vegetarian yang sama sekali tak makan daging. Ia memakan biji-bijian dan buah-buahan sebagai pengganti gizi.

7. John Harvey Kellogg

Sebagai seorang dokter, John Harvey Kellogg merupakan pendukung utama vegetarisme di Amerika Serikat.

Kellogg mempromosikan vegetarisme sebagai bagian dari filosofi "kehidupan biologis" yang juga mengharuskan para penganut untuk menghindari alkohol dan tembakau dan berolahraga dengan penuh semangat.

Salah satu keunggulan filosofi Kellogg adalah keyakinannya bahwa aktivitas seksual yang berlebihan menyebabkan berbagai macam penyakit fisik dan mental. Oleh karenanya harus ditekan.

Dia berusaha untuk mencapai ini dengan menempatkan pasiennya pada diet yang rendah protein dan tinggi karbohidrat. Dua produk makanan yang ia ciptakan untuk diet itu, granola dan cornflake, masih ada sampai sekarang.

8. Leo Tolstoy

Salah satu tokoh yang paling bertanggung jawab atas pertumbuhan gerakan vegetarian di abad ke-19 adalah penulis Rusia Leo Tolstoy.

Selama tiga dekade terakhir hidupnya, Tolstoy mengabdikan dirinya untuk versi mistik Kristennya sendiri, yang berfokus pada pasifisme dan anarkisme.

Pasifisme Tolstoy menolak kekerasan terhadap hewan dan juga manusia.

Dalam pengantar dari terjemahan bahasa Rusia The Ethics of Diet, oleh Harold Williams (edisi bahasa Inggris yang diterbitkan tahun 1883), Tolstoy menceritakan kunjungan ke rumah jagal. 

Saat itu, ia menyaksikan penderitaan hewan-hewan dan ketidakpedulian para tukang daging, yang tampaknya menjadi tidak peka terhadap kebrutalan pekerjaan mereka

Penulis : Aswab Nanda Prattama
Editor : Bayu Galih
sumber : https://internasional.kompas.com/read/2019/03/26/19233491/8-tokoh-vegetarian-terkenal-sepanjang-sejarah?page=all#page4, akses tgl 13/06/2020.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours