OKEZONE WEEK-END: Sejarah Diet dari Masa ke Masa, hingga Metode Penurunan Berat Badan yang Tak Masuk Akal

SAAT mendengar kata diet yang ada di benak Anda pasti untuk menurunkan berat badan. Tapi mungkin Anda belum tahu banyak cerita asal usul diet yang ternyata sudah ada sejak zaman Mesir kuno.


Secara histori, perkembangan diet sejak dulu selalu menarik diikuti dari waktu ke waktu. Karena diet salah satu cara populer untuk menurunkan berat badan yang sangat ideal.

Byron
Pada zaman itu, penduduk Mesir kuno menggunakan air dan cuka apel untuk dikonsumsi sebagai cara untuk membakar kalori yang tepat. Tapi cara ini dipopuler oleh Lord Byron pada tahun 1820.

Lord selalu minum air cuka apel untuk menjaga berat badan tubuhnya yang ideal. Manfaatnya sangat dirasakan setiap hari, termasuk membangun metabolisme tubuhnya menjadi lebih baik.

Kemudian, tahun 1903 Presiden William Howard Taft yang bertubuh gemuk, berjanji untuk melangsingkan berat badan setelah terjebak di bak mandi Gedung Putih. Dia menjalani diet guna menurunkan berat badannya saat itu.

Semakin lama, berkembang pula pola diet yang berbeda dengan mengonsumsi buah-buahan. Saat itu, tahun 1930-an orang-orang di Hollywood melakukan diet grapefruit. Setiap kali makan, menunya berbahan utama jeruk Bali bercitarasa manis dan asam. Kebiasaan tersebut dipopulerkan karena buah tersebut tergolong rendah kalori.

Kemudian, muncul lagi cara diet baru yang mulai diterapkan tahun 1950-an. Orang-orang mulai menyukai diet sup kubis.

Dengan makan sup kubis setiap hari, orang bisa kehilangan berat badan sebesar 4-6 kg dalam waktu seminggu. Makanan mereka hanya dibatasi dengan kubis dan berhasil membuat orang jatuh hati menjalani diet ini pada masa itu.

Muncul lagi pola diet yang tergolong membahayakan pada pertengahan tahun 1950-an. Disebutkan bahwa penyanyi opera Maria Callas turun 29 kg saat melakukan diet cacing pita, juga dengan metode minum pil KB.

Lalu, pada tahun 1963 Jean Nidetch, seorang ibu rumah tangga yang kelebihan berat badan karena terobsesi dengan cookies mendirikan komunitas Weight Watchers. Dia berusaha membuat cookies dengan bahan alami, rendah kalori dan bebas gluten supaya tidak menyebabkan obesitas lagi.

Tak cuma itu, pada tahun 1975 seorang dokter Florida menciptakan cookie diet, dengan campuran asam amino. Penduduk di Hollywood gemar memakannya, terutama bagi mereka yang suka ngemil, tapi ingin tetap punya berat badan ideal.

Kemudian, ada seorang ahli diet yang mengatur pola makan mulai dari sarapan, makan siang dan makan malam. Ini populer sejak tahun 1977, yang mana seseorang yang ingin menurunkan berat badan tidak boleh makan malam sekira 5 jam sebelum waktunya tidur.


Makanannya juga diatur, dengan memperbanyak asupan protein dan serat, dibandingkan makanan dengan karbohidrat kompleks dan lemak jenuh. Cara diet ini dianggap masuk akal dan banyak orang yang melakukannya.

Setahun kemudian, ada seorang ahli diet Herman Tarnower, MD, yang menerbitkan buku "The Complete Scarsdale Medical Diet". Pada tahun 1979 mumcul pula Dexatrim, obat diet yang mengandung phenylpropanolamine (PPA) yang sudah melewati uji klinis. Nah, dua tahun kemudian, tepatnya tahun 1980-an, ada permen penekan nafsu makan yang populer di Amerika Serikat.

Tahun 1985 Harvey dan Marilyn Diamond menerbitkan buku "Fit for Life", yang melarang orang agar tidak makan sumber karbohidrat dan protein kompleks dalam waktu bersamaan.

Sejak saat itu, orang-orang juga lebih gemar makan sayur dan buah yang kaya antioksidan. Manfaatnya tentu tak hanya menurunkan berat badan, tetapi juga mencegah penyakit berbahaya agar usianya panjang umur.

Dari revolusi makan sayur dan buah, mulai tahun 1994 orang belajar membaca label setiap membeli makanan di supermarket. Perusahaan produk makanan di seluruh dunia hampir memperjelas kandungan gizi dari makanan tersebut.

Namun, sejak saat itu, orang yang melakukan diet tetap memikirkan rasio karbohidrat, lemak, dan protein spesifik pada setiap makanan. Beberapa selebriti Hollywood pun menjalaninya, demi memiliki tubuh yang ramping dan sehat.

Victoria Beckham pada tahun 1999 memulai tren diet setelah melahirkan anaknya. Dia yakin, dengan mengatur pola makan dan fitness pada saat itu, selalu tetap punya berat badan ideal dengan cara diet.

Lanjut pada tahun 2000-an Gwyneth Paltrow juga melakukan diet hanya dengan mengonsumsi sumber makanan biji-bijian dan sayuran. Cara ini dinilai sangat efektif, karena bisa memotong karbohidrat yang memicu kenaikan berat badan dengan cepat.

Terlepas dari itu, perkembangan diet dan jenisnya bisa kita pelajari sepanjang masa. Apalagi di kalangan selebriti, memberikan inspirasi diet unik dan menarik diikuti.

Beberapa jenis diet yang kini mulai populer kembali yakni diet ketogenik, diet paleo, diet mayo, dan lain sebagainya. Tapi sebelum Anda melakukannya, sangat penting berkonsultasi dengan dokter supaya berhasil melakukannya. Demikian dilansir Health, Sabtu (16/9/2017).

Dewi Kania, 
Jurnalis
sumber : https://lifestyle.okezone.com/read/2017/09/15/481/1776832/okezone-week-end-sejarah-diet-dari-masa-ke-masa-hingga-metode-penurunan-berat-badan-yang-tak-masuk-akal, akses tgl 11/06/2020.

Posting Komentar

[blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget