Seberapa sering Anda merasakan perih di lambung? Bila sering, jangan sampai Anda mengabaikannya. Perih di lambung terjadi karena ada luka pada lambung yang disebut tukak lambung. Penyebabnya adalah bakteri Helicobacter Pylori (H. pylori) yang ada di dalam tubuh kita. Gejala tukak lambung bisa diperburuk oleh asam lambung Anda. Selain itu, penyebab sakit lambung lainnya adalah Gastroesopageal Reflux Disease (GERD) yang merupakan penyakit lambung yang disebabkan oleh refluks asam lambung.

Untuk membantu mengurangi rasa nyeri dan iritasi itu, ada baiknya Anda melakukan diet lambung. Diet lambung dapat membantu meredakan tukak lambung dan GERD. Dengan diet lambung, Anda mengonsumsi makanan dan cairan secukupnya sehingga dapat mencegah dan menetralkan pembentukan asam lambung yang berlebihan.

Berikut adalah berbagai makanan yang dapat dikonsumsi untuk diet lambung.

1. Makanan dengan probiotik
Makanan-makanan yang mengandung bakteri baik atau probiotik, seperti yoghurt, miso, kimchi, kombucha, dan tempe, direkomendasikan dalam diet lambung. Makanan-makanan tersebut dapat membantu melawan infeksi bakteri penyebab iritasi dan membantu pengobatan yang dilakukan agar dapat bekerja lebih baik.

2. Makanan kaya serat
Makanan diet lambung selanjutnya adalah makanan yang tinggi serat, seperti apel, pir, oatmeal, dan semacamnya. Serat dapat mengurangi jumlah asam lambung dalam perut Anda sekaligus meredakan rasa kembung dan nyeri. Penelitian juga menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan yang kaya serat dapat membantu mencegah luka dan peradangan pada lambung.

3. Mengonsumsi umbi-umbian
Umbi-umbian, seperti ubi jalar, wortel, kentang, singkong, dan bawang, termasuk makanan yang bisa Anda konsumsi dalam diet lambung. Makanan-makanan ini kaya akan vitamin A yang telah terbukti dapat membantu mencegah dan meredakan tukak lambung. Oleh karena itu, tambahkan makanan-makanan tersebut ke dalam asupan Anda sehari-hari.

4. Buah-buahan
Buah-buahan yang dianjurkan pada penderita penyakit lambung adalah pisang dan pepaya. Pisang merupakan buah yang dapat dicerna dengan mudah. Buah ini mengandung kalium dan mineral penting lainnya yang dipercaya mampu mengurangi gejala muntah.

Selain itu, buah pepaya mengandung papain, yakni jenis enzim yang memecah protein dalam makanan sehingga mudah dicerna dan diserap tubuh. Mengonsumsi enzim tambahan seperti papain dapat membantu meringankan gejala gangguan pencernaan.

5. Makanan kaya lemak sehat
Makanan yang kaya lemak sehat, seperti asam lemak omega-3, dapat membantu mengurangi peradangan pada lapisan perut dan mencegah gastritis yang disebabkan oleh bakteri H. pylori.
Anda bisa menemukan asam lemak omega-3 dalam salmon, sarden, kacang kenari, dan biji chia. Selain itu, Anda juga dapat menemukan sumber lemak sehat lainnya pada buah alpukat, minyak zaitun, dan berbagai kacang-kacangan serta biji-bijian.

Selain mengkonsumsi pilihan makanan di atas, penting pula untuk memakannya secara perlahan. Mulailah makan dalam bentuk lunak dan porsi kecil, namun dilakukan lebih sering setiap hari. Selain mengonsumsi makanan-makanan di atas, Anda juga perlu menghindari makanan yang asam, pedas, mengandung gas, atau tinggi lemak.

Tidak semua makanan memengaruhi semua orang dengan cara yang sama. Anda perlu mempelajari makanan mana yang baik dan buruk untuk diri Anda supaya mengetahui makanan-makanan apa saja yang perlu Anda batasi.

Reporter: Sehatq.com
Editor: Mitra Tarigan
Sumber: https://gaya.tempo.co/read/1360186/6-pilihan-makanan-ini-bisa-redakan-nyeri-di-lambung, akses tgl 03/07/2020.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours