Beberapa makanan enak ini sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Buktinya tergambar pada relief candi dan prasasti yang kini menjadi sejarah penting.


Gambar yang terukir pada relief candi memang menggambarkan bagaimana kehidupan di zaman dulu. Penggambaran kehidupan itu juga menceritakan tentang makanan apa saja yang kala itu menjadi santapan banyak orang.

Ternyata ada beberapa gambar makanan yang terukir di relief candi sebagai gambaran kehidupan mereka saat itu. Hal yang tercatat di reliefnya menjadi bukti sejarah penting dan menarik untuk diketahui.

Dilansir dari beberapa sumber, berikut 5 makanan yang terukir pada relief Candi dan Prasasti.

1. Durian

Buah durian yang dikenal dengan aromanya yang menyengat ini, penampakannya tergambar di relief Candi Borobudur. Pada reliefnya, digambarkan adanya pohon durian yang tumbuh dan berbuah.

Bentuk buahnya sangat jelas dengan ciri-ciri durian sekarang dengan kulit yang penuh duri. Digambarkan buah durian itu tumbuh bergerombol.

Sementara di relief yang sama, ada gambar 11 wanita yang menunjukkan betapa pentingnya keberadaan buah durian di masa itu. Adanya gambar durian ini membuktikan bahwa buah ini sudah ada sejak ribuan tahun lalu.

2. Ikan

Ikan sudah menjadi makanan favorit sejak dulu. Hal itu dibuktikan dengan adanya gambar makanan olahan ikan pada relief Candi Borobudur. Pertama ada gambar dari empat ikan belut yang melingkar dalam piring. Kedua, ada tiga ekor ikan dengan ukuran cukup besar.

Ikan itu disajikan utuh mulai kepala, tubuh hingga ekor. Ketiga, ada dua tusuk potongan daging ikan dengan tusuk bambu atau disebut sate ikan. Selain itu, ada juga dua kepiting atau yuyu dan empat ekor ikan lainnya.

Selain di candi, makanan olahan ikan juga tercatat pada Prasasti. Seperti Prasasti Taji (823 Saka/901 M), Panggumulan (824 Saka/902 M), Sangguran (850 Saka/928 M), Paradah (865 Saka/943 M), dan Rukam (829 Saka/907 M).

3. Sagu

Sekarang ini nasi merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia kebanyakan. Namun ternyata nasi bukan asli dari Indonesia, melainkan India. Dulu, masyarakat Indonesia mengonsumsi sagu sebagai makanan pokok.

Tanaman sagu bahkan dinilai sebagai salah satu penunjang kehidupan pada zaman kerajaan Buddha. Ada bukti kuat bahwa sagu merupakan makanan asli Indonesia.

Gambar sagu tercatat pada relief Candi Borobudur. Di Candi tersebut ada empat jenis pohon palem seperti kelapa, lontar, aren dan pohon sagu. Sayangnya ini sagu hanya dimakan sebagai makanan pokok oleh sebagian orang Indonesia saja.

4. Jamu

Di Candi Borobudur, terdapat relief yang menggambarkan jamur, racikan rempah tradisional yang menyehatkan. Ada dua panel relief yang diterjemahkan sebagai gambaran orang sedang membuat jamu.

Pertama, ada di panel 19 relief Karmawibangga dengan gambar orang membuat jamu. Sementara di relief kedua ada gambar orang yang sedang menumbuk menggunakan alat. Dalam relief itu bercerita tentang rasa syukur atas kesembuhan seseorang dari sakitnya.

Relief yang kedua itu berada di pojok lorong pertama, sisi utara di dinding utama bawah. Penemuan adanya gambar jamu ini membuktikan bahwa jamu adalah warisan nenek moyang bangsa Indonesia.

5. Dodol

Dodol juga terbukti merupakan makanan nusantara yang sudah ada sejak dulu. Keberadaan dodol tercatat di sebuah Prasasti Sanguran yang berada di Malang dari 850 saka (928 M).

Pada gambar dodol atau jenang di Prasasti Sanguran, camilan ini memiliki bentuk kotak-kotak. Dulu, masyarakat mengenal dodol dengan sebutan dwadwal.

Dodol juga merupakan makanan orang Jawa kuno. Selain itu Prasasti Sanguran, gambar dodol juga ditemukan di Paradah II (943 M)

Riska Fitria - detikFood
sumber : https://food.detik.com/info-kuliner/d-5060427/ada-sejak-ribuan-tahun-5-makanan-ini-terukir-di-relief-candi, akses tgl 30/06/2020.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours