Sebutir telur mampu memberikan beragam nutrisi buat tubuh. Baik bagian kuning maupun putih telur kaya akan protein, vitamin dan mineral. Melansir dari WebMD, dari sebutir telur Anda bisa memperoleh asupan 75 kalori, 7 gram protein, 5 gram lemak dan 1,6 gram lemak jenuh. Selain itu terdapat zat besi, karotenoid, selenium, vitamin D, B6, dan B12, dan zinc.

Selain itu putih telur juga kerap dikonsumsi untuk meningkatkan massa otot karena kandungan proteinnya yang tinggi.

Bagian kuning telur biasanya dihindari karena bisa meningkatkan kadar kolesterol. Namun bukan berarti bagian putih telur bisa bebas dikonsumsi terlalu banyak. Ada beberapa efek samping yang patut Anda waspadai.

1. Risiko alergi
Melansir dari Times of India, konsumsi terlalu banyak putih telur bisa mengakibatkan reaksi alergi khususnya pada anak-anak. Biasanya reaksi alergi berupa gatal, ruam, hidung mengeluarkan ingus dan gatal juga mata berair.

Meski kasusnya jarang, reaksi alergi bisa menimbulkan syok anafilaktik (anaphylactic shock). Reaksi alergi mengakibatkan penurunan tekanan darah secara drastis. Kemudian tenggorokan dan wajah membengkak yang bisa berakhir dengan kematian.

2. Keracunan bakteri Salmonella
Konsumsi telur sebaiknya dalam keadaan matang. Telur yang dikonsumsi dalam kondisi mentah berisiko tercemar bakteri Salmonella. Bakteri ini bisa terdapat pada bagian putih telur atau cangkangnya.

Salmonella menimbulkan masalah pada pencernaan. Melansir dari Mayo Clinic, biasanya orang yang terinfeksi Salmonella tidak mengalami gejala tertentu. Sedangkan yang lain bisa mengalami diare, demam dan kram perut dalam 72 jam. Untuk mereka yang daya tahan tubuhnya bagus, gejala bisa hilang tanpa pengobatan apapun.

Untuk membunuh Salmonella, sebaiknya telur dimasak agak lama dan dalam suhu tinggi.

3. Mengurangi penyerapan biotin
Selain risiko infeksi Salmonella, konsumsi telur mentah bisa mengurangi penyerapan biotin. Biotin atau vitamin B7 terdapat dalam berbagai macam makanan. Vitamin ini berperan dalam pertumbuhan dan kesehatan kulit, rambut, mata, ginjal dan sistem saraf. Biotin pun berfungsi dalam pembentukan energi.

Putih telur mentah mengandung protein avidin. Protein ini bisa menghentikan penyerapan biotin tubuh.

4. Kelebihan asupan protein
Protein bagus untuk tubuh tetapi asupan protein sebaiknya sesuai takaran harian. Asupan berlebihan malah menimbulkan masalah kesehatan terutama bagi mereka yang memiliki masalah dengan ginjal. Protein berlebih bisa menimbulkan terlalu banyak residu pada darah sehingga ginjal harus lebih bekerja keras untuk membersihkannya.

5. Konstipasi
Meski mengandung banyak nutrisi penting, konsumsi terlalu banyak putih telur bisa mengakibatkan konstipasi. Telur tidak memiliki cukup kandungan serat. Kekurangan serat bisa membuat Anda sulit buang air besar. Sebaiknya imbangi konsumsi telur dengan menu lain seperti sayuran, buah dan cukup asupan cairan.

(els/chs)
sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200831194112-262-541304/5-bahaya-kebanyakan-makan-putih-telur, akses tgl 11/09/2020.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours