Lalat memang sering dihubungkan dengan lingkungan yang tidak bersih dan juga pembawa penyakit. Masalahnya, lalat juga sering hinggap di atas makanan.  


Jika lalat menyukai tempat kotor, lantas mengapa serangga ini juga senang berada di dekat makanan?

Hal pertama yang dilakukan lalat saat menyentuh makanan adalah menjelajahi lingkungan baru. Kemudian ia memuntahkan air liur, yang mencairkan makanan dan membuatnya lebih mudah untuk diminum. Hal ini dilakukan karena lalat tidak punya gigi. Mereka makan dengan cara menyeruput cairan.

Proses itu bisa terjadi dalam hitungan detik sampai beberapa menit setelah mereka hinggap. Lalat juga bisa buang air besar saat menjelajahi permukaan makananmu.

Apakah aman untuk tetap memakan makanan yang telah disentuh lalat? 

Ingatlah bahwa lalat tidak hanya hinggap pada makanan, tapi juga memakan sampah, kotoran, dan benda kotor lain yang tentu tidak ingin didekatkan pada mulut kita.

Ada juga kemungkinan lalat menelan bakteri atau membawanya di kaki, sayap, atau mulutnya. Faktanya, para peneliti telah mengidentifikasi 200 lebih patogen yang dibawa oleh lalat ke rumah kita.

Lalat juga telah dikenal sebagai pembawa penyakit seperti antraks, beberapa bentuk konjungtivitis, disentri, dan demam tifoid. Beberapa lalat berperan dalam menularkan penyakit malaria dan demam kuning.

Untuk itu, sebaiknya tak memakan makanan atau minuman yang sudah dihinggapi oleh lalat.

Penulis : Dian Reinis Kumampung
Editor : Lusia Kus Anna
sumber : https://lifestyle.kompas.com/read/2020/08/30/101300520/ini-yang-terjadi-saat-lalat-merayap-di-atas-makanan-, akses tgl 30/08/2020.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours