Ibu menyusui diketahui harus mengonsumsi makanan dan minuman bergizi. Namun banyak yang menyebutkan bahwa sari kedelai bukanlah salah satunya, terutama jika ibu memiliki bayi laki-laki.


Menurut dr Meta Hanindita SpA dari RSUD Dr Seotomo Surabaya, informasi ini perlu diluruskan. Ia menjelaskan bahwa sari kedelai tidak mengandung estrogen, tetapi isoflavones yang dikatakan dapat berperilaku seperti estrogen.

"Sampai sekarang tidak ada penelitian yang mendukung bahwa sari kedelai dilarang untuk ibu dengan bayi laki-laki kok," tuturnya kepada detikHealth, seperti ditulis pada Rabu (30/12/2015).

Sebelumnya pernah disebut-sebut juga bahwa ibu hamil dengan janin laki-laki pun dilarang mengonsumsi sari kedelai. Namun hal ini juga dibantah oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan RSUD Dr Soetomo Surabaya, dr Hari Nugroho, SpOG.

"Tetapi hingga saat ini sari kedelai masih disarankan untuk ibu hamil asal dalam batas yang wajar. Ibu hamil dilarang minum susu kedelai hanya bila alergi terhadap kedelai atau merasa migrain setelah minum," tutur dokter pemilik akun Twitter @drharinugroho ini.

Sari kedelai diketahui kaya akan kandungan karbohidrat. Jika dikombinasikan dengan nutrisi lainnya, sari kedelai dapat menjadi salah satu asupan bergizi yang baik untuk ibu hamil maupun menyusui.

Ajeng Anastasia Kinanti
sumber : https://health.detik.com/bayi/d-3107308/punya-bayi-laki-laki-ibu-menyusui-dilarang-minum-sari-kedelai, akses tgl 10/09/2020.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours