Sosis siap makan kerap jadi pilihan camilan favorit anak. Tapi, bolehkah makan sosis siap makan setiap hari? Apa bahayanya jika dikonsumsi berlebihan?


Sosis siap makan memang sudah ada sejak lama di pasaran. Bahkan, tidak sedikit anak yang gemar menyantapnya karena rasa yang enak dan gurih.

Selain praktis karena tidak perlu dimasak lagi, sosis siap makan juga tergolong murah dan mudah untuk dimakan. Namun, adakah kandungan nutrisi yang terdapat dalam sosis siap makan untuk kesehatan anak?

Kandungan Gizi di Sosis Siap Makan

Menjawab pertanyaan tersebut, dr. Arina Heidyana mengatakan, tidak semua sosis siap makan mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh anak.

Alasannya, ada beberapa produk sosis yang tidak menggunakan daging asli atau daging berkualitas baik dalam proses pembuatannya.

“Sosis siap makan sebenarnya belum tentu dibuat pakai daging sapi/ayam asli. Tapi jika memang menggunakan daging asli, maka akan ada protein, lemak, dan karbohidrat yang bisa bermanfaat untuk tubuh si kecil,” ujar dr. Arina.

Sebagai gambaran, salah satu merek sosis siap makan setiap porsinya, atau 75 gram, mengandung 170 kalori, 9 gr lemak (49 persen), 15 gr karbohidrat (36 persen), dan 6 gr protein (15 persen).

Sementara itu, dalam 1 porsi sosis olahan daging sapi (50 gr) lazimnya memiliki 110 kalori, 6 gr lemak (49 persen), 7 gr karbohidrat (25 persen), dan 7 gr protein (25 persen).

Dari jumlah tersebut, dapat dilihat bahwa lemak dan karbohidrat mendominasi kandungan gizi sosis siap makan. Padahal, mengonsumsi karbohidrat secara berlebihan tidak disarankan.

“Sebelum diubah menjadi energi, karbohidrat akan diubah menjadi glukosa. Apabila karbohidrat dikonsumsi secara berlebihan, glukosa yang diubah pun juga semakin banyak. Hal ini justru tidak baik karena glukosa yang tinggi menandakan kadar gula tinggi dalam tubuh,” kata dr. Arina.

Pada kondisi ini, dia menjelaskan, tubuh anak berisiko mengalami diabetes dan obesitas.

“Sama halnya dengan lemak. Kandungan lemak pada sosis siap santap yang berlebihan juga akan mengendap dalam tubuh dan meningkatkan risiko kolesterol dan obesitas,” tambahnya.

Manfaat Makan Sosis Siap Makan

Namun demikian, sosis siap makan tetap memiliki manfaat, lho! Beberapa di antaranya adalah:

- Memberikan Energi 
Sosis mengandung karbohidrat yang bisa memberikan energi untuk tubuh si kecil. Hanya saja, untuk menambah manfaat lain dari sosis, orang tua perlu menambahkan jenis makanan lainnya seperti sayuran dan lauk lain, agar proses pembentukan energi jadi semakin maksimal.

- Pembentukan Hormon 
Lemak dalam sosis juga dipercaya mampu membentuk hormon dalam tubuh anak. Selain itu, lemak dalam sosis juga mampu menyerap setiap vitamin yang masuk dalam tubuh anak.

- Menyeimbangkan Elektrolit
Kadar natrium dalam sosis mampu menyeimbangkan jumlah elektrolit dalam tubuh. Jika dikonsumsi dengan benar, kadar natrium dalam sosis juga bisa membantu fungsi saraf dan otot anak. Sel saraf sendiri membutuhkan sinyal listrik yang disebut dengan implus saraf, agar bisa berhubungan dengan sel-sel lainnya dalam tubuh.

Risiko Terlalu Banyak Makan Sosis Siap Makan 

Di lain sisi, ada juga bahaya sosis siap makan jika dikonsumsi secara berlebihan. Pasalnya, sosis siap santap masih tergolong makanan cepat saji atau junk food.

“Naiknya berat badan merupakan salah satu dampak paling besar dari kebiasaan makan makanan junk food. Hal ini karena junk food memiliki kandungan garam serta gula yang tinggi, dan kebanyakan memiliki 0 gizi untuk tubuh anak,” ujar dr. Arina.

Selain menyebabkan obesitas, makan junk food juga berisiko menyebabkan diabetes tipe 2 pada anak. Kadar gula dalam makanan cepat saji merupakan gula dengan pemanis buatan yang buruk untuk kesehatan tubuh.

Tidak hanya itu, pemanis berbasis gula pada junk food yang mengandung sukrosa dan sirup jagung juga memiliki kadar kandungan fruktosa yang tinggi dan tidak baik untuk tubuh.

“Sosis siap santap juga sangat identik dengan kadar garam serta penyedap rasa yang tinggi. Jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, risiko kolesterol ataupun penumpukan plak pada pembuluh darah bisa meningkat,” tutur dr. Arina.

Tidak hanya berdampak pada kesehatan tubuh, sering mengonsumsi sosis siap makan juga bisa berdampak pada prestasinya di sekolah.

Pasalnya, junk food tidak mengandung nutrisi lengkap yang dibutuhkan anak, termasuk zat besi, untuk meningkatkan kemampuan otak dan fungsi kecerdasan lainnya.

Mengingat risiko-risiko tersebut, Anda wajib membatasi jumlah asupan sosis siap santap untuk dikonsumsi anak.

Namun, jika anak sudah terlalu gemar makan sosis siap santap, tidak ada salahnya untuk membuat sosis sendiri di rumah. Selain nutrisinya lebih terjamin, membuat sosis bersama anak juga bisa meningkatkan bonding antara orang tua dan anak.[HNS/ARM]

Tamara Anastasia
Sumber : https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3643676/sosis-siap-makan-apakah-ada-nutrisinya-untuk-anak, akses tgl 08/09/2020.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours