Semua tipe roti biasanya mengandung berbagai macam nutrisi yang baik untuk tubuh. Namun roti sourdough disebut-sebut lebih sehat daripada roti lainnya. Apa benar? 


“Iya benar karena mengandung bakteri lactobacillus yang sangat bagus untuk pencernaan,” kata Chef Patissier, Risa Andithia ketika dihubungi Kompas.com, Jumat (2/10/2020).

Selain baik untuk pencernaan, manfaat roti sourdough yang tidak dimiliki roti biasa adalah cenderung aman dikonsumsi penderita diabetes. Pasalnya, indeks glikemiks roti sourdough rendah, sehingga aman untuk gula darah. 

Seperti dilansir dari Food and Wine, roti sourdough telah melalui proses fermentasi yang panjang. Proses tersebut memecah kandungan pati atau tepung di dalamnya sehingga indeks glikemik yang terkandung cenderung lebih rendah daripada jenis roti lain. 

Terdapat sebuah studi yang membandingkan roti putih, roti gandum, dan roti sourdough. Orang yang makan roti sourdough cenderung memiliki gula darah dan insulin yang paling rendah pasca-makan.

Ilustrasi proses fermentasi adonan sourdough (Shutterstock/Zagorulko Inka)

Mudah dicerna tubuh 

Dilansir dari Insider, seorang ahli nutrisi Julie Stewart, merekomendasikan sourdough sebagai alternatif dari roti biasa yang cenderung tidak menyebabkan alergi makanan dan masalah pada pencernaan. 

Roti sourdough secara umum lebih mudah dicerna daripada roti biasa yang dibuat menggunakan ragi instan. Bahkan klien Julie melaporkan bahwa mereka lebih sedikit kembung ketika makan roti sourdough daripada roti biasa. 

“Proses fermentasinya memecahkan sebagian gluten, dan membuatnya lebih mudah dicerna, terutama untuk orang yang sulit mencerna gluten,” kata Julie. 

Namun orang yang memiliki penyakit coeliac harus waspada dalam mengonsumsi sourdough. Pasalnya kondisi ini menyebabkan sistem imunitas tubuh sang penderita untuk menyerang jaringan tubuh sendiri ketika makan gluten. Sementara sourdough masih mengandung gliadin, bagian dari protein gandum yang memengaruhi orang dengan penyakit coeliac

Ada beberapa pilihan roti sourdough bebas gluten yang bisa dicoba, kata Julie. 

Bonusnya, proses fermentasi sourdough bisa membuat roti bebas gluten lebih lembut dan punya volume serta rasa yang lebih mirip dengan roti biasa. 

Tak itu saja, sourdough juga mengandung prebiotik, kata seorang chef serta penulis 12 buku tentang roti dan pizza Peter Reinhart. Prebiotik adalah nutrisi yang jadi sumber makanan bakteri penting dalam sistem pencernaan. Hal itu membantu perut lebih sehat dan mempermudah proses pencernaan dengan peningkatan jumlah nutrisi yang tersedia.

Lebih banyak nutrisi yang diserap 

Semua jenis roti memiliki mineral penting seperti kalsium, magnesium, dan zat besi. Namun kamu tidak akan mudah menyerap nutrisi tersebut akibat senyawa yang disebut phytates, atau asam fitat yang menempel. Namun sourdough, tak seperti roti lainnya, mengandung asam laktat. Asam jenis ini berpengaruh pada tingkat pH roti, yang pada akhirnya bisa menetralkan tingkat asam fitat. 

Hasilnya, roti sourdough punya tingkat mineral yang lebih tinggi, serta 62 persen asam fitat lebih rendah daripada roti biasa. 

Asam laktat ini juga meningkatkan ketersediaan bahan-bahan, yang artinya nutisi dari roti akan lebih cepat tersedia untuk digunakan tubuhmu. 

Membuat awet muda 

Dan Buettner, peneliti yang juga penulis Blue Zones, menemukan bahwa sebagian besar orang paling sehat di dunia makan sourdough setiap hari. Di Ikaria yang terletak di kepulauan Yunani, satu dari tiga orang hidup lebih dari 90 tahun. 

Populasi ini memiliki kasus kanker 20 persen lebih sedikit dari Amerika Serikat, kasus penyakit jantung setengahnya dari jumlah Amerika Serikat, kasus diabetes lebih sedikit 11 persen, dan hampir tidak ada kasus penyakit alzheimer atau demensia. 

Kesehatan orang-orang Ikaria ini bisa terjadi akibat banyak faktor. Namun pola makan tradisional mereka terdiri dari roti sourdough rumahan setiap harinya. Roti ini jadi makanan yang tidak bisa dikesampingkan begitu saja.


Penulis : Syifa Nuri Khairunnisa
Editor : Yuharrani Aisyah
sumber : https://www.kompas.com/food/read/2020/10/04/101000075/apa-benar-roti-sourdough-baik-untuk-pencernaan-, akses tgl 13/10/2020.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours