Cokelat yang sering kita nikmati dan diolah menjadi berbagai minuman dan makanan terbuat dari biji kakao.


Untuk bisa menghasilkan cokelat yang diolah jadi cokelat bubuk, cokelat cair, atau pasta cokelat, dibutuhkan proses yang panjang. Nah, dari proses ini ternyata menghasilkan dua produk, yaitu kakao dan kokoa.

Dua produk ini sering dianggap sama, karena keduanya dihasilkan dari pohon cokelat. Padahal, kakao dan kokoa adalah dua produk yang berbeda, lo, teman-teman.

Cari tahu apa bedanya kakao dan kokoa, yuk!

Tanaman Kakao Diolah Menjadi Cokelat

Sebelum mengetahui perbedaan antara kakao dan kokoa, sebaiknya kita cari tahu dulu, yuk, dari mana asalnya cokelat yang biasa kita konsumsi!

Seluruh produk atau hasil olahan cokelat berasal dari biji kakao atau tumbuhan bernama ilmiah Theobroma cacao.

Tumbuhan ini berasal dari Benua Amerika dan sudah dimanfaatkan sejak ribuan tahun yang lalu oleh penduduk setempat.

Sedikit fakta unik, nih, ternyata dalam bahasa Yunani, theobroma berarti 'makanan para dewa'.

Istilah ini muncul karena bagi suku Maya dan Aztec, tempat tanaman cokelat berasal, cokelat memiliki peranan penting bagi mereka.

Selain itu, cokelat juga menjadi minuman kemakmuran bagi orang-orang penting, seperti raja dan para pemuka agama.

Nah, cokelat diolah dari biji kakao yang diproses dengan api kecil untuk menghilangkan mentega atau minyak di dalamnya. Kemudian biji kakao yang sudah kering akan digiling hingga menjadi bubuk kakao.

Apa Bedanya Kakao dan Kokoa, ya?


Untuk membuat kakao bubuk, maka biji kakao dipanaskan dengan api kecil atau suhu yang rendah untuk menghilangkan mentega di dalamnya. Sedangkan untuk membuat kokoa bubuk, maka pemanasan dilakukan dengan suhu tinggi untuk mengeluarkan mentega cokelat, kemudian biji kakao digiling menjadi kokoa bubuk.

Selain terletak pada proses penggilingan dari bentuk biji, ada perbedaan lainnya antara kakao dan kokoa, nih.

Kokoa memiliki rasa yang lebih manis dan banyak digunakan untuk membuat kue atau makanan yang dipanggang. Rasa manis kokoa ini disebabkan karena adanya campuran susu dan gula yang ditambahkan.

Nah, berbeda dengan kokoa, kakao memiliki rasa yang lebih pahit dan kadar antioksidan yang tinggi. Karena itulah, kakao bisa dikatakan sebagai hasil olahan biji cokelat yang masih alami atau mentah.

Hal ini disebabkan karena proses pemanggangannya yang menggunakan api kecil dan waktu yang lebih lama.

Kakao juga disebut memiiki kalori yang lebih rendah dibandingkan dengan kokoa.

Perbedaan Istilah di Amerika Latin dan Afrika

Tidak hanya berbeda dari proses pembuatan, rasa, serta kandungan di dalamnya, perbedaan kakao dan kokoa ini juga terletak pada penggunaan bahasa.

Istilah kakao lebih banyak digunakan di Amerika Latin, benua asal tanaman ini. Sedangkan kokoa lebih banyak digunakan di Afrika.

Namun, penggunaan istilah kakao dan kokoa ini kemudian bergeser menjadi istilah untuk menyebutkan tanaman dan produk atau hasil olahan.

Istilah kakao lebih sering digunakan untuk mendeskripsikan tanaman cokelat dan kokoa adalah istilah yang digunakan untuk menyebutkan produk hasil olahan biji kakao.

Nah, setelah mengetahui perbedaan kakao dan kokoa, maka jangan lagi tertukar antara keduanya, ya!

Tyas Wening
sumber : https://bobo.grid.id/read/082396398/cokelat-bisa-diolah-jadi-kakao-dan-kokoa-ketahui-apa-perbedaan-keduanya-agar-tidak-tertukar-yuk?page=all, akses tgl 25/10/2020.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours