Baru-baru ini viral tantangan menghias roti sourdough dengan tagar #focacciaart di Instagram. 


Para pemanggang rumahan ditantang untuk melukis pemandangan seperti taman bunga dan kebun menggunakan rempah dan sayuran di atas roti sourdough tersebut. Di Instagram, tagar #focacciaart telah memiliki sekitar 2.908 unggahan yang menunjukkan aneka kreasi focaccia art yang berhasil dibuat para warganet.

Lantas apa itu roti sourdough? Dan bagaimana sejarah sourdough itu sendiri?

Roti sourdough 

Roti sourdough adalah terbuat dari adonan yang sudah difermentasi dengan cara alami. Adonan sourdough dibuat dari campuran tepung dan air yang difermentasi. Dilansir dari Food and Wine, metode ini menggunakan ragi dan asam laktat alami yang diperoleh dari lingkungan tempat adonan difermentasi. 

Ragi dan asam laktat ini yang kemudian akan berperan meningkatkan ketinggian adonan roti nantinya. 

Selama ribuan tahun, proses sourdough jadi satu-satunya cara untuk membuat roti mengembang.

Lalu sekitar 100 tahun yang lalu, kemunculan ragi komersial yang kemudian digunakan para pemanggang pun mentransformasi pembuatan roti di dunia. Ragi komersial ini akhirnya membuat proses pembuatan roti yang awalnya sangat lama dan tidak seragam, jadi seragam, cukup cepat, dan bisa diproses secara industri berskala besar. 

Walau pun sudah ada cara yang lebih mudah, masih banyak orang yang melakukan proses membuat roti dengan adonan sourdough. Penggunaan adonan sourdough dianggap menghasilkan roti yang tidak hanya punya rasa dan tekstur yang berbeda tapi juga lebih sehat daripada roti yang dibuat dengan ragi komersial.

Sejarah sourdough 

Dilansir dari The Guardian, tidak ada yang benar-benar tahu sejarah sourdough. Namun, beberapa ribu tahun setelah petani pertama mulai menanam biji-bijian-einkorn dan emmer-yang seringkali dimakan dengan cara dihancurkan jadi bubur dan dimasak jadi flatbread

Lalu seorang pemanggang sekitar 6.000 tahun lalu, memperhatikan campuran tepung dan air yang ia lupakan ternyata menimbulkan hal aneh. Campuran tersebut berbusa, terfermentasi. Campuran itu juga membesar dan bentuknya aneh. Baunya juga berbeda. 

Ia pun tetap memasukkan campuran tersebut ke dalam oven. Tak lama, ia mencium aroma yang luar biasa dari roti tersebut berhasil dipanggang. Rasa serta teksturnya berbeda, rotinya lebih kenyal dan punya rasa yang menarik. Sejak itulah ia mulai bereksperimen dan mungkin memberi tahu resepnya ini pada pemanggang lainnya. 

Teknik memanggang ini pun diikuti oleh banyak orang dan terus berkembang hingga akhirnya menyebar ke seluruh Eropa dan Timur Tengah. Proses inilah yang kemudian dikenal sebagai sourdough. Adonan awalan dari sourdough yang disebut sebagai ‘starter’ ialah mencampurkan tepung dan air yang difermentasi selama beberapa hari. 

Proses fermentasi berlangsung dengan menambahkan tepung dan air secara teratur, kemudian terjadi proses ragi dan lactobacilli yang muncul secara alami di campuran tepung dan air tersebut. 

Starter ini kemudian ditambahkan ke adonan pemanggang yang akan dibiarkan selama beberapa jam untuk membuat adonan mengembang.


Penulis : Syifa Nuri Khairunnisa
Editor : Yuharrani Aisyah
sumber : https://travel.kompas.com/read/2020/06/02/190358127/viral-sourdough-challenge-apa-itu-roti-sourdough?page=all, akses tgl 12/10/2020.

Share To:

PERSAGI Bandung

Post A Comment:

0 comments so far,add yours