Fakta dan Sejarah Telur Pitan, Telur 1000 Tahun Berwarna Hitam

Bagi pecinta Chinese food, kamu pasti tidak asing dengan telur pitan yang biasa ada dalam sajian bubur atau salad. Sebagian orang mungkin menganggap telur pitan sebagai telur yang tidak mengundang selera karena warna dan baunya. Meski secara visual tidak menarik, ada banyak fakta telur pitan yang ternyata baik untuk kesehatan lho.


Fakta telur pitan

Telur pitan disebut juga dengan telur seribu tahun yang terbuat dari telur itik atau ayam. Telur ini diawetkan dengan campurnan tanah liat, kapur tohor, garam dan bahan lainnya yang dibuat dalam beberapa minggu atau  sampai hitungan bulan. Setelah melewati proses pengawetan, telur akan berubah menjadi kehijauan dengan tekstur lembut dan bau belerang. Putih telur juga akan berubah menjadi kecoklatan dengan beberapa bagian bening yang teksturnya mirip seperti jelly.

Sejarah telur pitan

Telur Pitan (皮蛋 Pídàn) memiliki beberapa sebutan lain, yaitu 松花蛋 (Sōnghuā dàn), 变蛋 (Biàn dàn), dan 灰包蛋(Huī bāo dàn), merupakan satu jenis produk olahan telur tradisional dari suku Han. Melalui proses pengolahan khusus, Pitan berubah warna menjadi hitam dengan sedikit motif putih di permukaannya, dan yang paling menjadi ciri khas adalah baunya yang menusuk hidung. Awalnya, telur pitan dibuat sebagai bentuk tradisi Festival Perahu naga (Duanwu Jie). Setiap festival ini tiba, pitan dan telur asin bebek menjadi hidangan utama dan sebagai oleh-oleh untuk sanak saudara.

Ada juga yang mengatakan bahwa telur pitan ditemukan pada zaman Dinasti Ming sekitar tahun 1964. Seorang pria yang kelaparan menemukan telur bercampur adonan kapur, tanpa pikir panjang ia langsung memakannya. Rasa dan aromanya yang khas membuatnya memutuskan membuat lebih banyak telur pitan dan menambahkan garam sebagai perasa. Wah, kira-kira cerita mana ya yang benar?

Kandungan gizi telur pitan


Manfaat telur pitan

Selain lezat, pitan dipercaya memiliki khasiat tertentu sebagai obat. Dalam buku Wang Shixiong “Sui Xi Ju Yinshi Pu,” telur pitan disebut berguna untuk menghilangkan panas, menyembuhkan mabuk, membuang panas di usus, dan menyembuhkan diare. Ilmu kedokteran di Tiongkok menganggap bahwa telur pitan dapat menyembuhkan sakit mata, sakit gigi, menurunkan tekanan darah, dan menyembuhkan vertigo. 

Cara membuat telur pitan

Telur pitan juga bisa dibuat di rumah lho. Cukup sediakan telur dan adonan pembungkus telur dengan material alkalin yang dapat membantuk meningkatkan PH telur hingga 9. Proses kimia yang terjadi akan menghancurkan protein dan lemak yang ada pada telur dan membuatnya menimbulkan bau. Cara membuat telur pitan kurang lebih mirip dengan telur asin namun butuh waktu yang lebih lama.

Bahan: telur mentah, air, garam, tempat penyimpanan seperti toples.

Adonan: teh kering, abu kayu, kapur tohor, bata merah, dan tanah liat.

Cara membuat: 

  • Bersihkan telur dengan air dan lap hingga kering. 
  • Lalu larutkan garam dalam air dan campurkan dengan adonan. 
  • Untuk adonan pilih bahan yang ada di sekitar kamu, boleh teh, bata merah, tanah liat, dan lainnya. 
  • Aduk adonan hingga merata, dan beri air secukupnya sampai terlihat lembek. 
  • Bungkus telur dengan ketebalan sekitar 1 cm, bungkus rapat sampai udara tidak bisa masuk dalam telur. 
  • Lalu simpan selama dua minggu.  

Tertarik mencoba buat telur pitan di rumah?

Rayi Dwitiya Larasati
sumber : https://review.bukalapak.com/food/fakta-dan-sejarah-telur-pitan-111043, akses tgl 16/12/2020.

Posting Komentar

[blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget