Apakah Minum Kopi termasuk Sunnah Nabi Muhammad SAW?

 Nabi Muhammad SAW punya doa khusus bagi umatnya saat minum kopi. Lalu apakah minum kopi termasuk sunnah Nabi Muhammad SAW? Ini penjelasannya.


Islam memiliki pandangan yang luas tentang kopi. Mengutip dari Alif.id, para ulama memiliki cara pandang yang berbeda-beda tentang hukum meminum kopi. Ada ulama yang membolehkan dan ada pula yang mengharamkan.

Dalam konteks tasawuf, kopi memiliki nilai tersendiri. Dikisahkan oleh Sayyif Nahlawi Ibnu Sayyid Khalil, ada cerita menarik tentang kopi dan sufi dari tanah Maghribi. Cerita itu dapatkan dari gurunya, Syaikh Salim Samarah.

1. Doa Nabi Muhammad SAW untuk Peminum Kopi

Suatu hari, sang sufi berbicara kepada Nabi Muhammad SAW tentang kopi. Pertemuan mereka saat itu dilakukan dalam kondisi sadar. Dalam literatur tasawuf, para sufi disebut bukan saja bisa berjumpa Nabi dalam keadaan terjaga melainkan juga dalam keadaan tidur atau melalui mimpi.

Sufi pun berkata, "Wahai Rasulullah SAW, saya suka minum kopi,". Kemudian Rasulullah SAW pun langsung meminta sufi untuk membaca doa khusus saat hendak minum kopi.

"Ya Allah, jadikanlah kopi yang saya teguk sebagai cahaya bagi penglihatanku, kesehatan bagi badanku, penawar hatiku, obat bagi segala penyakit, duhai zat yang Maha Kuat dan Maha Teguh, lalu membaca bismillahirrahmanirahim,".

Kemudian, Nabi Muhammad SAW juga bersabda, "Malaikat akan terus memintakan ampunan untukmu selama rasa kopi masih menempel di mulutmu,".

2. Hukum Minum Kopi dalam Islam

Kopi pada dasarnya adalah minuman yang halal. Dikutip dari Tanya Syariah (23/11/2018) sebenarnya tidak ada dalil khusus yang mengharamkannya. Dalam dalil As Sunnah mengatakan:

"Yang halal adalah yang Allah SWT halalkan dalam kitabnya, yang haram adalah yang Allah SWT haramkan dalam kitabnya, dan apa yang didiamkannya maka itu termasuk yang dimaafkan," (HR. At Tirmidzi No. 1726).

3. Manfaat dan Madharat Kopi

Kopi adalah minuman yang berkhasiat. Kafein yang terkandung di dalam kopi bermanfaat untuk memberikan energi, membuat otak lebih fokus hingga menghindari risiko penyakit jantung.

Namun, manfaat kopi tersebut bisa hilang dan menimbulkan madharat jika kopi diminum secara berlebihan. Misalnya timbulnya penyakit GERD, diare, maag dan gangguan sistem pencernaan.

Jika sudah menimbulkan madharat atau kerugian itu adalah hal yang tidak disenangi oleh Allah SWT. Seperti yang dijelaskan dalam Al Qur'an Surah Al Baqarah Ayat 195.

"Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan," (QS. Al Baqarah 2:195).

Dalam sebuah hadits, Nabi Muhammad SAW juga mengatakan, "Jangan membuat kerusakan dan jangan menjadi rusak," (HR.AthThabrani dalam AlAwsath No. 268).

4. Apakah Minum Kopi Sunnah Nabi?

Dengan adanya doa dari Nabi Muhammad SAW untuk para peminum kopi dan juga anjuran Nabi Muhammad SAW untuk tidak minum secara berlebihan, apakah minum kopi termasuk sunnah Nabi Muhammad SAW?

Tidak ada riwayat bahwa Nabi pernah minum kopi, sehingga tidak bisa dikatakan sunnah Nabi. Namun, kopi memang disukai para shalihin dan ulama. Dalam hal ini tidak diingkari keberadaannya.

Oleh karena itu minum kopi lebih tepat dikatakan sebagai kebiasaan dari para ulama dan shalihin. Namun, itu kembali lagi dengan kondisi tubuh, jika lambung sensitif dengan kafein, maka sebaiknya jangan diminum.

Riska Fitria
sumber : https://food.detik.com/info-kuliner/d-5697650/apakah-minum-kopi-termasuk-sunnah-nabi-muhammad-saw?single, akses tgl 19/09/2021.

Posting Komentar

[blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget